Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pelatihan Pemanfaatan dan Pengelolaan Toko Online di Shopee Bagi UMKM Karang Taruna Jia Desi Azira; Latifah Lestari; Pauzi Ramdhani; Budhi Prabowo
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 6 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/zg94bq67

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong perubahan pola pemasaran produk UMKM dari metode konvensional menuju pemasaran berbasis marketplace. Namun, pemanfaatan platform digital oleh pelaku UMKM masih menghadapi berbagai kendala, terutama terkait pengetahuan dan keterampilan dalam mengelola toko online. Permasalahan tersebut ditemukan pada anggota Karang Taruna PenaPride di Kampung Nagreg, Desa Sentul, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, yang belum memanfaatkan platform Shopee secara optimal sebagai sarana pemasaran produk. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan anggota Karang Taruna PenaPride dalam pemanfaatan dan pengelolaan toko online di Shopee. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, pelatihan, praktik langsung, diskusi, dan pendampingan terkait pembuatan akun toko, pengunggahan produk, pengelolaan stok, serta pemanfaatan fitur promosi dan strategi pemasaran digital. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta mengenai e-commerce dan marketplace, serta meningkatnya kemampuan dalam mengelola toko online secara mandiri. Peserta juga mampu memahami penggunaan berbagai fitur Shopee untuk mendukung pemasaran produk dan memperluas jangkauan pasar. Dengan demikian, kegiatan ini memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kapasitas digital anggota Karang Taruna PenaPride serta mendukung pengembangan UMKM yang lebih kompetitif di era digital.   Kata Kunci: UMKM, Marketplace, Shopee, Pemasaran Digital, Toko Online, Karang Taruna.   Abstract The rapid development of digital technology has transformed the marketing patterns of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) from conventional methods to marketplace-based marketing. However, the utilization of digital platforms among MSME actors still faces various challenges, particularly in terms of knowledge and skills related to online store management. This issue was identified among members of Karang Taruna PenaPride in Kampung Nagreg, Sentul Village, Balaraja District, Tangerang Regency, who had not yet optimally utilized Shopee as a marketing platform for their products. This Community Service Program (PKM) aimed to improve the understanding and skills of Karang Taruna PenaPride members in utilizing and managing online stores through the Shopee platform. The methods employed included counseling, training, hands-on practice, discussions, and mentoring related to store account creation, product listing, inventory management, promotional features, and digital marketing strategies. The results indicated an improvement in participants' knowledge of e-commerce and marketplaces, as well as their ability to independently manage online stores. Participants also gained a better understanding of Shopee’s promotional features to support product marketing and expand market reach. Therefore, this program contributed positively to enhancing the digital capabilities of Karang Taruna PenaPride members and supported the development of more competitive MSMEs in the digital era. Keywords: Msmes, Marketplace, Shopee, Digital Marketing, Online Store, Karang Taruna.
Sosialisasi Pentingnya Bijak dalam Pemanfaatan Fintech dan Bahaya dari Judi Online pada Generasi Muda Amelia Nurfadillah; Nadila Aprilliani; Risa Wulandari; Budhi Prabowo
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 6 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/nexs3d71

Abstract

Teknologi Digital sudah berkembang pesat sehingga membawa perubahan signifikan dalam kehidupan masyarakat, khususnya dalam bidang keuangan dengan munculnya keberadaan financial technology (fintech). Fintech memberikan kemudahan dalam melakukan transaksi secara cepat, praktis, dan efisien. Namun, di lain sisi, kurangnya pemahaman dan literasi keuangan digital pada generasi muda dapat menimbulkan berbagai risiko, seperti penggunaan layanan keuangan yang tidak bijak, penipuan digital, hingga perilaku konsumtif. Selain itu, kemajuan teknologi juga mengakibatkan maraknya praktik judi online yang semakin mudah diakses dan menjadi ancaman serius bagi generasi muda. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan pada Karang Taruna Pemuda Penapride Balaraja, Kabupaten Tangerang dengan tujuan untuk memberikan pemahaman dan meningkatkan kesadaran generasi muda mengenai pentingnya penggunaan fintech secara bijak serta bahaya dari judi online. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi sosialisasi, penyuluhan, diskusi interaktif, dan tanya jawab. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terkait penggunaan fintech yang aman dan bijak, serta meningkatnya kesadaran akan dampak negatif judi online, baik dari segi ekonomi, sosial, maupun psikologis. Peserta juga menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam mengikuti kegiatan dan aktif dalam sesi diskusi. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan generasi muda dapat lebih bijak dalam memanfaatkan teknologi keuangan serta mampu menghindari praktik-praktik negatif seperti judi online, sehingga dapat menciptakan generasi yang cerdas, produktif, dan bertanggung jawab dalam penggunaan teknologi digital.   Kata Kunci: Fintech, Literasi Keuangan Digital, Judi Online, Generasi Muda, Sosialisasi   Abstract Digital technology has developed rapidly, bringing significant changes to society, particularly in the financial sector through the emergence of financial technology (fintech). Fintech provides convenience by enabling transactions to be conducted quickly, practically, and efficiently. However, on the other hand, a lack of understanding and digital financial literacy among young people can lead to various risks, such as unwise use of financial services, digital fraud, and consumerist behavior. In addition, technological advancements have contributed to the widespread growth of online gambling, which is becoming increasingly accessible and poses a serious threat to the younger generation. This Community Service Program (PKM) was conducted at the Penapride Balaraja Youth Organization, Tangerang Regency, with the aim of providing knowledge and increasing awareness among young people regarding the importance of using fintech wisely and understanding the dangers of online gambling. The methods employed in this activity included socialization, educational counseling, interactive discussions, and question-and-answer sessions. The results of this activity indicated an increase in participants’ understanding of the safe and responsible use of fintech, as well as greater awareness of the negative impacts of online gambling from economic, social, and psychological perspectives. Participants also demonstrated high enthusiasm throughout the program and actively engaged in discussion sessions. Through this activity, it is expected that young people will become more prudent in utilizing financial technology and be able to avoid negative practices such as online gambling, thereby fostering a generation that is intelligent, productive, and responsible in the use of digital technology.   Keywords: Fintech, Digital Financial Literacy, Online Gambling, Young Generation, Socialization
Sosialisasi Pemahaman Basic digital Marketing dan Pemanfaatan E-Commerce untuk UMKM di Karang Taruna Penapride Asya Sabrina Nur Amelia; Fadila Anisya Sukmayanti; Juni Sepriaman Telaumbanua; Budhi Prabowo
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 6 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/r18jkg39

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan besar dalam dunia usaha, termasuk bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Namun, masih banyak pelaku UMKM yang belum memanfaatkan digital marketing dan e-commerce secara optimal untuk mendukung perkembangan usahanya. Karang Taruna PenaPride sebagai wadah generasi muda memiliki potensi untuk berperan dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pemanfaatan teknologi digital dalam kegiatan usaha. Oleh karena itu, kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan dalam bentuk sosialisasi mengenai basic digital marketing dan pemanfaatan e-commerce bagi anggota Karang Taruna PenaPride. Metode yang digunakan meliputi penyampaian materi, diskusi, dan sesi tanya jawab yang dilakukan secara interaktif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai konsep dasar digital marketing, manfaat media sosial dalam promosi usaha, serta pentingnya e-commerce dalam memperluas jangkauan pasar. Melalui kegiatan ini diharapkan anggota Karang Taruna PenaPride dapat menjadi pelopor dalam mendorong pengembangan UMKM berbasis digital sehingga mampu meningkatkan daya saing usaha serta beradaptasi dengan perkembangan ekonomi digital yang terus berkembang.   Kata Kunci: digital marketing, e-commerce, UMKM, karang taruna, pemasaran digital, media sosial, pemberdayaan masyarakat Abstract The development of digital technology has brought significant changes to the business world, including for Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs). However, many MSME actors have not yet optimally utilized digital marketing and e-commerce to support the growth of their businesses. PenaPride Youth Organization, as a platform for young people, has the potential to play an important role in enhancing public understanding of the utilization of digital technology in business activities. Therefore, this Community Service Program (PKM) was conducted in the form of a socialization activity on basic digital marketing and the utilization of e-commerce for members of the PenaPride Youth Organization. The methods employed included material presentation, discussions, and interactive question-and-answer sessions. The results of the activity indicate that participants gained a better understanding of the basic concepts of digital marketing, the benefits of social media for business promotion, and the importance of e-commerce in expanding market reach. Through this activity, it is expected that members of the PenaPride Youth Organization will become pioneers in encouraging the development of digital-based MSMEs, thereby enhancing business competitiveness and enabling adaptation to the continuously evolving digital economy.   Keywords: Digital Marketing, E-Commerce, Msmes, Youth Organization, Digital Marketing Strategy, Social Media, Community Empowerment