Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemberian Intervensi Rendam Kaki Air Hangat dengan Jahe Merah sebagai Terapi Nonfarmakologi dalam Asuhan Keperawatan Hipertensi pada Ny. U (Keluarga Tn. F) dengan Diagnosa Keperawatan Nyeri Akut di Wilayah Kerja Puskesmas Bawan, Kabupaten Pulang Pisau Leny Eviriana; Paul Joae Brett Nito; Cynthia Eka Fayuning Tjomiadi
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 6 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/q9v66469

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang sering menimbulkan keluhan seperti nyeri kepala, pusing, dan rasa tidak nyaman. Nyeri akut pada pasien hipertensi dapat mengganggu aktivitas serta menurunkan kualitas hidup sehingga memerlukan penatalaksanaan yang komprehensif. Selain terapi farmakologi, intervensi nonfarmakologi diperlukan sebagai terapi pendamping yang aman dan mudah diterapkan. Salah satu terapi nonfarmakologi yang dapat digunakan adalah rendam kaki air hangat dengan jahe merah yang memiliki efek vasodilatasi, relaksasi, dan analgesik. Tujuan: Mengetahui gambaran penerapan intervensi rendam kaki air hangat dengan jahe merah dalam menurunkan nyeri akut pada pasien hipertensi. Metode: Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnosis keperawatan, perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Subjek studi kasus adalah Ny. U (keluarga Tn. F) dengan hipertensi dan diagnosis keperawatan nyeri akut di wilayah kerja Puskesmas Bawan, Kabupaten Pulang Pisau. Intervensi rendam kaki air hangat dengan jahe merah dilakukan selama 15–20 menit, satu kali sehari, selama tiga hari berturut-turut. Hasil: Hasil evaluasi menunjukkan adanya penurunan skala nyeri dari NRS 7 sebelum intervensi menjadi NRS 3 setelah tiga hari pelaksanaan intervensi. Selain itu, pasien tampak lebih rileks, nyaman, serta mengalami penurunan ansietas.Kesimpulan: Intervensi rendam kaki air hangat dengan jahe merah efektif dalam menurunkan nyeri akut dan meningkatkan kenyamanan pada pasien hipertensi. Terapi ini dapat dijadikan sebagai terapi komplementer dalam praktik keperawatan, khususnya di pelayanan kesehatan primer.   Kata kunci: hipertensi, nyeri akut, rendam kaki air hangat, jahe merah, terapi nonfarmakologi. Abstract Background: Hypertension is a non-communicable disease that often causes symptoms such as headache, dizziness, and discomfort. Acute pain in hypertensive patients can interfere with daily activities and reduce quality of life, thus requiring comprehensive management. In addition to pharmacological therapy, non-pharmacological interventions are needed as safe and easily applicable complementary therapies. One such intervention is warm water foot soaking with red ginger, which has vasodilatory, relaxation, and analgesic effects. Objective: To describe the implementation of warm water foot soaking with red ginger in reducing acute pain in patients with hypertension. Methods: This study used a case study method with a nursing process approach, including assessment, nursing diagnosis, planning, implementation, and evaluation. The subject was Mrs. U (family of Mr. F) with hypertension and a nursing diagnosis of acute pain in the working area of Bawan Public Health Center, Pulang Pisau Regency. The intervention was carried out for 15–20 minutes once daily for three consecutive days.Results: The results showed a decrease in pain scale from NRS 7 before the intervention to NRS 3 after three days. The patient also appeared more relaxed, comfortable, and experienced reduced anxiety.Conclusion: Warm water foot soaking with red ginger is effective in reducing acute pain and improving comfort in hypertensive patients and can be used as a complementary therapy in nursing practice. Keywords: hypertension, acute pain, warm water foot soak, red ginger, non-pharmacological therapy