The purpose of this research were (1) Identify internal and external factors influencing the development of vegetable agribusiness in Talang Keramat Urban Village and (2) Formulate effective and sustainable strategies for vegetable agribusiness development to address land conversion in Talang Keramat Urban Village, Banyuasin Regency. The research method used is the survey method by conducting interviews directly to the research location. The sampling method used is census sampling method, the sample of vegetable farmers was determined by 34 samples and there were other samples as informants such as agriculture instructors, the chairman of the joint group farmer, and Indonesian Peasant Union (SPI) member. The data collected in this study are primary data and secondary data. Based on the SWOT analysis on vegetable agribusiness development to facing land conversion in Talang Keramat Urban Village of Banyuasin District is in quadrant II with the application of the ST strategy (Strengths-Threats). Keywords : Land Conversion, Vegetable, Agribusiness Development, SWOT. Abstrak Tujuan penelitian ini adalah (1) Mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi pengembangan agribisnis sayuran di Kelurahan Talang Keramat dan (2) Merumuskan strategi yang efektif dan berkelanjutan untuk pengembangan agribisnis sayuran dalam mengatasi konversi lahan di Kelurahan Talang Keramat, Kabupaten Banyuasin. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei dengan melakukan wawancara langsung di lokasi penelitian. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah metode sensus sampling, sampel petani sayuran ditentukan sebanyak 34 sampel dan terdapat sampel lain sebagai informan seperti instruktur pertanian, ketua kelompok petani gabungan, dan anggota Serikat Petani Indonesia (SPI). Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Berdasarkan analisis SWOT tentang pengembangan agribisnis sayuran dalam menghadapi konversi lahan di Kelurahan Talang Keramat, Kabupaten Banyuasin berada di kuadran II dengan penerapan strategi ST (Kekuatan-Ancaman). Kata Kunci: Konversi Lahan, Sayuran, Pengembangan Agribisnis, SWOT.