Siti Aisyah Br Hsb
Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

STUDI PERBANDINGAN SISTEM EKONOMI SYARIAH DAN KONVENSIONAL DALAM MENGHADAPI KRISIS GLOBAL Muslim Marpaung; M. Faiz Azhar Rambe; Ayya Azzahra; Wardah Nst; Siti Aisyah Br Hsb
HUMAN FALAH: Jurnal Ekonomi Dan Bisnis Islam HUMAN FALAH: Jurnal Ekonomi Dan Bisnis Islam │ Vol. 13 │ No. 1 │ 2026
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/hf.v0i0.30489

Abstract

Krisis ekonomi global yang terjadi secara periodik telah memicu perdebatan akademik mengenai ketahanan struktural berbagai sistem ekonomi yang dianut oleh negara-negara di dunia. Dua sistem utama yang kerap menjadi objek perbandingan adalah ekonomi syariah yang berlandaskan pada nilai-nilai Islam dan ekonomi konvensional yang bertumpu pada mekanisme pasar bebas. Penelitian ini berupaya membandingkan secara sistematis prinsip dasar, instrumen operasional, serta daya tahan kedua sistem terhadap guncangan ekonomi berskala global. Dengan menggunakan metode studi pustaka dan pendekatan deskriptif-kualitatif, penelitian ini menganalisis beragam literatur akademik, laporan keuangan internasional, serta peristiwa krisis ekonomi terdahulu seperti Krisis Finansial Global 2008 dan dampak pandemi COVID-19. Temuan penelitian menunjukkan bahwa ekonomi syariah memiliki ketahanan yang lebih baik pada fase awal krisis karena adanya pelarangan riba, gharar, dan maysir, serta penekanan pada pembiayaan sektor riil dan prinsip bagi hasil. Di sisi lain, ekonomi konvensional menunjukkan fleksibilitas dan kecepatan pemulihan yang lebih tinggi melalui instrumen kebijakan moneter dan fiskal, namun tetap rentan terhadap terbentuknya gelembung aset dan ketimpangan distributif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi antara nilai-nilai keadilan dan keberlanjutan yang dianut sistem syariah dengan efisiensi dan inovasi sistem konvensional dapat menjadi alternatif model ekonomi yang lebih inklusif dan resilien dalam menghadapi ketidakpastian global.