This Author published in this journals
All Journal JURNAL INFORMATIKA
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Metode Man-Hours Pada Sistem Monitoring K3 PT. Foodex Inti Ingredients Berbasis Web Rhendy Diki Nugraha; Wahyu Hadikristanto; Nanang Tedi Kurniadi
JURNAL INFORMATIKA Vol 15, No 1 (2026): Jurnal Informatika
Publisher : Informatics Engineering Department, Dayanu Ikhsanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55340/jiu.v15i1.2731

Abstract

PT. Foodex Inti Ingredients menghadapi inefisiensi pemantauan kinerja Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) akibat pengelolaan data manual, yang memicu tingginya risiko galat dalam perhitungan Safe Man-Hours serta keterlambatan pelaporan insiden. Penelitian ini bertujuan merancang bangun Sistem Informasi Monitoring K3 Berbasis Web guna mengotomatisasi komputasi kinerja K3 dan mendigitalisasi pelaporan insiden. Pengembangan sistem menggunakan metode Prototype yang mencakup pengumpulan kebutuhan, perancangan antarmuka, evaluasi pengguna, pengkodean (PHP dan MySQL), serta pengujian fungsionalitas. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi algoritma Safe Man-Hours dinamis yang secara otomatis mengecualikan kalender libur nasional dan akhir pekan, serta penyediaan dashboard pemantauan real-time yang komprehensif. Hasil pengujian menunjukkan tingkat keberhasilan sistem sebesar 100% berdasarkan 27 skenario uji Black Box, serta menghasilkan akurasi perhitungan Safe Man-Hours sebesar 100% berdasarkan validasi terhadap data operasional selama 31 hari. Implementasi sistem ini secara efektif menihilkan kesalahan komputasi manual, mempercepat waktu pengisian laporan dari rata-rata 13,5 menit menjadi 2,5 menit, memangkas waktu rekapitulasi dari sekitar 30 menit menjadi kurang dari 2 detik, serta memperoleh tingkat penerimaan pengguna (User Acceptance Test) sebesar 90% dengan kategori sangat layak. Sistem ini berpotensi mendukung transparansi metrik pemantauan untuk pengambilan keputusan manajerial yang lebih objektif.