This Author published in this journals
All Journal SEHAT
Rasma Rasma
Fakultas ilmu Kesehatan, Institut Teknologi dan Kesehatan Avicenna, Kendari, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

RELASI ANTARA BUDAYA DAN POLA KONSUMSI SAGU (SINONGGI) BAGI SUKU TOLAKI, SULAWESI TENGGARA (STUDI ANTROPOLOGI GIZI) Saasa Saasa; Rasma Rasma
Medical Studies and Health Journal (SEHAT) Vol. 3 No. 1 (2026): Medical Studies and Health Journal
Publisher : Penelitian dan Pengembangan Ilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62207/38h8sm44

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pangan lokal sebagai bagian dari identitas budaya dan ketahanan pangan masyarakat di tengah modernisasi pola konsumsi masyarakat. Salah satu pangan tradisional yang masih dipertahankan oleh masyarakat Tolaki di Sulawesi Tenggara adalah sinonggi yang berbahan dasar sagu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis relasi antara budaya dan pola konsumsi sinonggi bagi Suku Tolaki dalam perspektif antropologi gizi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap tokoh masyarakat, pelaku usaha kuliner, dan masyarakat lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sinonggi tidak hanya dikonsumsi sebagai makanan pokok tradisional, tetapi juga memiliki makna sosial dan budaya melalui tradisi makan bersama, penyajian dalam acara adat, serta simbol penghormatan terhadap tamu. Penelitian juga menemukan adanya perubahan pola konsumsi pada generasi muda yang mulai beralih ke nasi dan makanan modern akibat pengaruh modernisasi. Selain itu, sinonggi memiliki nilai penting dalam mendukung ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat lokal melalui pengembangan usaha kuliner berbasis sagu. Penelitian ini menyimpulkan bahwa konsumsi sinonggi merepresentasikan hubungan antara budaya, identitas sosial, dan pemanfaatan pangan lokal pada masyarakat Tolaki di Sulawesi Tenggara.