Juwita Ninda Suherman
Program Doktoral Biomedik Universitas YARSI , Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10510

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Latihan Resistensi terhadap Ekspresi Protein Klotho: Tinjauan Literatur Sistematis Juwita Ninda Suherman; Sri Utami; Aan Royhan; Diniwati Mukhtar
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 13, No 6 (2026): Volume 13 Nomor 6
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v13i6.23933

Abstract

Protein Klotho merupakan biomarker penting yang berperan dalam proses anti-aging, regulasi metabolisme, serta perlindungan terhadap inflamasi dan stres oksidatif. Studi terbaru menunjukkan bahwa ekspresi protein Klotho dipengaruhi oleh aktivitas fisik, terutama latihan resistensi, melalui mekanisme molekuler dan epigenetik. Penelitian ini bertujuan menganalisis secara sistematis bukti ilmiah mengenai pengaruh latihan resistensi terhadap modulasi epigenetik protein Klotho. Metode systematic literature review mengikuti pedoman PRISMA digunakan dalam penelitian ini. Pencarian literatur dilakukan pada basis data PubMed, Scopus, dan Web of Science menggunakan kata kunci yang berkaitan dengan latihan resistensi, protein Klotho, dan regulasi epigenetik. Dari 95 artikel yang teridentifikasi, 10 artikel memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis secara kualitatif. Kualitas metodologis artikel yang memenuhi kriteria inklusi dievaluasi menggunakan Joanna Briggs Institute (JBI) Critical Appraisal Tools sesuai dengan desain masing-masing studi. Analisis difokuskan pada mekanisme epigenetik, termasuk metilasi DNA, modifikasi histon, dan regulasi microRNA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar studi melaporkan peningkatan ekspresi Klotho setelah latihan resistensi, meskipun konsistensi temuan masih bervariasi antarpenelitian. Peningkatan tersebut berkaitan dengan perubahan epigenetik yang mendukung fungsi seluler, mengurangi proses penuaan, serta meningkatkan kesehatan metabolik. Temuan ini menunjukkan bahwa latihan resistensi berpotensi menjadi pendekatan nonfarmakologis dalam mengoptimalkan ekspresi protein Klotho melalui mekanisme epigenetik. Meskipun demikian, penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk memperjelas konsistensi temuan dan mekanisme molekuler yang mendasarinya.