Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Antara Status Gizi Dengan Kelelahan Kerja Pegawai Instalasi Radiologi Rumah Sakit Umum Daerah Sukadana Farid Hammadi; Festy Ladyani; Eka Silvia; Yesi Nurmalasari
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 13, No 6 (2026): Volume 13 Nomor 6
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v13i6.26051

Abstract

Status gizi berperan penting dalam menentukan kapasitas kerja seseorang. Status gizi yang tidak optimal, terutama overweight dan obesitas, dapat meningkatkan beban metabolik, menurunkan kapasitas kerja fisik, dan memicu kelelahan kerja yang berdampak pada penurunan produktivitas serta peningkatan risiko kesalahan kerja. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara status gizi dengan kelelahan kerja pada pegawai Instalasi Radiologi Rumah Sakit Umum Daerah Sukadana. Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional ini dilaksanakan pada April 2025 dengan melibatkan 31 pegawai yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Status gizi diukur berdasarkan Indeks Massa Tubuh (IMT) melalui pengukuran berat badan dan tinggi badan, sedangkan kelelahan kerja diukur menggunakan kuesioner Subjective Self Rating Test (SSRT) dari IFRC. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji korelasi Spearman. Sebagian besar responden berjenis kelamin perempuan (64,5%), memiliki masa kerja 10 tahun (83,9%), dan status gizi overweight (38,7%). Tingkat kelelahan kerja terbanyak berada pada kategori sedang (35,5%). Kelelahan kerja berat paling banyak ditemukan pada responden dengan obesitas (77,8%), sedangkan kelelahan sedang didominasi kelompok overweight (66,7%). Uji Spearman menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara status gizi dan kelelahan kerja (p = 0,000) dengan kekuatan hubungan yang kuat (r = 0,616). Status gizi berhubungan signifikan dengan kelelahan kerja pada pegawai Instalasi Radiologi Rumah Sakit Umum Daerah Sukadana. Peningkatan status gizi menuju overweight dan obesitas cenderung diikuti peningkatan tingkat kelelahan kerja, sehingga diperlukan upaya pengendalian status gizi untuk meningkatkan kesehatan dan produktivitas tenaga kerja.