Imam Faizin
UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Collaboration between Community Service Students and the Community in the Indonesian Independence Day Celebration: Building National Spirit in Dukuh Village. (Case Study: Community Service Group 71 of UIN SMH Banten in Lebakwangi Village, Walantaka Distri Askohar Askohar; Faisal Zulfikar; Novia Rahmanda Juan Putri; Imam Faizin
Komunitas : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Volume 6 Issue 1, June 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/komunitas:jpkm.v6i1.35494

Abstract

Pengabdian Kepada Masyarakat (Kukerta) merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat pelajar yang bertujuan untuk melakukan transformasi sosial dan pemberdayaan masyarakat. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses kolaborasi dan menganalisis dampak kegiatan perayaan HUT Kemerdekaan RI yang digagas oleh mahasiswa Kukerta 71 UIN SMH Banten dengan masyarakat Kampung Dukuh, Desa Lebakwangi. Metode pengabdian kepada masyarakat yang digunakan adalah kemitraan berbasis partisipatif yang memadukan pendekatan Participatory Action Research (PAR) dan Asset-Based Community Development (ABCD), di mana siswa terlibat langsung dalam setiap tahapan kegiatan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi bersama masyarakat. Proses kegiatan diawali dengan gotong royong menyiapkan lokasi, dilanjutkan dengan keikutsertaan dalam pawai dan upacara bendera, dan berpuncak dengan penyelenggaraan 13 jenis lomba rakyat untuk berbagai kategori umur. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat sangat tinggi dalam seluruh rangkaian acara. Kolaborasi ini berhasil mengaktivasi kembali interaksi sosial masyarakat, memupuk semangat persahabatan, serta mempererat solidaritas dan rasa kebersamaan. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa perayaan Hari Kemerdekaan yang dilaksanakan secara kolaboratif dan partisipatif, terbukti efektif sebagai media penanaman nilai-nilai kebangsaan dan penguatan modal sosial di tingkat masyarakat. Fokus utama yang dirasakan masyarakat bukanlah hadiah, melainkan kegembiraan dan kebersamaan, esensi pemberdayaan masyarakat.