Sitti Nurbaya
INSTITUT NANI HASANUDDIN

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Aktivitas Fisik (Senam Prolanis) Terhadap Peningkatan Fungsi Kognitif Pada Lansia Di Wilayah Kerja Pusekesmas Paccerakkang Kota Makassar Sitti Munadira; Sitti Nurbaya; Selviana Tawil
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 6 No 2 (2026): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK)
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jimpk.v6i2.1738

Abstract

Prolanis adalah suatu pelayanan kesehatan yang melibatkan pasien, fasilitas kesehatan dan BPJS kesehatan dengan pendekatan proaktif dan pelaksanaan yang terintegrasi dalam rangka mencapai pemeliharaan kesehatan peserta BPJS yang menderita penyakit kronis dengan tujuan meningkatkan kualitas hidup yang optimal dari biaya yang efektif dan efisien. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh aktifitas fisik (senam prolanis) terhadap peningkatan fungsi kognitif pada lansia di wilayah kerja Puskesmas Paccerakkang kota Makassar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian Quasi Experiment dengan rancangan Pretest-Postest without Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 312 responden. Tempat penelitian di Wilayah Kerja Puskesmas Paccerakkang Kota Makassar. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel 22 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner MMSE dan dianalisa menggunakan uji T. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh aktivitas fisik (senam prolanis) terhadap peningkatan fungsi kognitif pada lansia di wilayah kerja puskesmas paccerakkang kota makassar dengan nilai = 0.41766. kesimpulan dalam penelitian ini adalah ada pengaruh aktivitas fisik (senam prolanis) terhadap peningkatan fungsi kognitif pada lansia di wilayah kerja puskesmas paccerakkang kota makassar
Pengetahuan Ibu Hamil tentang Tanda Bahaya Kehamilan dan Kepatuhan Antenatal Care (ANC) Suhartatik Suhartatik; Rusni Mato; Kartika Sari Wijayaningsih; Sitti Nurbaya; Ernawati Ernawati
Journal of Telenursing (JOTING) Vol. 8 No. 3 (2026): Journal of Telenursing (JOTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/80ntn678

Abstract

This study aimed to analyze pregnant women's knowledge of pregnancy danger signs and their compliance with Antenatal Care (ANC) visits. The study employed a quantitative approach using a cross-sectional design. The results showed that 34 respondents (70.8%) had good knowledge of pregnancy danger signs, while 39 respondents (81.2%) were compliant with ANC visits. The Chi-Square test yielded a p-value of 0.012 (p < 0.05), indicating a statistically significant association between pregnant women's knowledge of pregnancy danger signs and compliance with ANC visits. In conclusion, pregnant women with better knowledge of pregnancy danger signs tend to demonstrate higher compliance with Antenatal Care (ANC) visits.   Keywords: Antenatal Care, Compliance, Knowledge, Pregnancy Danger Signs, Pregnant Women