Stunting adalah kondisi gizi kronis yang menghambat pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif anak, sekaligus menurunkan kualitas sumber daya manusia di masa depan. Masalah ini biasanya muncul karena asupan gizi yang buruk dalam waktu yang lama, pola makan yang tidak seimbang, dan kurangnya pemahaman masyarakat tentang pentingnya menerapkan gizi seimbang di lingkungan keluarga. Dalam upaya mengatasi hal tersebut, kegiatan pengabdian masyarakat ini dirancang untuk meningkatkan pengetahuan warga Desa Krikilan, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, tentang cara mencegah stunting melalui penerapan gizi seimbang harian. Pendekatan yang diterapkan meliputi sosialisasi, konseling interaktif, dan penilaian pemahaman peserta melalui pre-test dan post-test. Sasaran pengabdian ini sejumlah 30 orang yang terdiri dari ibu rumah tangga, kader posyandu, dan bidan lokal. Hasilnya cukup menggembirakan: skor pengetahuan rata-rata masyarakat naik hingga 35% pasca-konseling. Para peserta kini memiliki pemahaman yang lebih baik tentang dasar-dasar stunting, dapat menerapkan prinsip "Isi Piringku", dan mengidentifikasi makanan bergizi seimbang untuk ibu hamil dan balita. Secara keseluruhan, program ini terbukti efektif dalam membangun kesadaran masyarakat akan peran gizi seimbang sebagai langkah pencegahan stunting. Di dekatnya, diharapkan inisiatif serupa dapat terus berlanjut melalui kerja sama dengan posyandu.