Latar Belakang: Lansia dengan kondisi total care berisiko tinggi mengalami imobilisasi berkepanjangan yang dapat menyebabkan penurunan kekuatan otot, kekakuan sendi, dan penurunan kualitas hidup. Intervensi keperawatan mandiri seperti latihan Range of Motion (ROM) aktif diperlukan untuk mempertahankan fungsi muskuloskeletal dan mencegah komplikasi imobilisasi. Tujuan: Mengimplementasikan dan mengevaluasi efektivitas Terapi Aktivitas Kelompok (TAK) ROM aktif dalam meningkatkan kekuatan otot lansia di PSTW Bondowoso. Metode: Kegiatan pengabdian ini menggunakan pendekatan deskriptif-evaluatif partisipatif. Sebanyak 7 lansia dengan kondisi total care di PSTW Bondowoso menjadi peserta. Intervensi TAK ROM aktif dilaksanakan 1 kali seminggu selama 2 minggu. Kekuatan otot diukur menggunakan Manual Muscle Testing (MMT) skala 0–5 sebelum dan setelah intervensi. Hasil: Evaluasi pascaintervensi menunjukkan peningkatan skor MMT pada sebagian besar peserta, terutama pada ekstremitas atas dan bawah. Lansia yang sebelumnya mengalami kelemahan otot ringan hingga sedang menunjukkan perbaikan tonus dan kemampuan kontraksi aktif setelah mengikuti rangkaian latihan. Kesimpulan: TAK ROM aktif terbukti efektif dan aman untuk meningkatkan kekuatan otot serta mendukung kemandirian fungsional lansia dengan kondisi total care. Program ini direkomendasikan untuk diintegrasikan ke dalam standar asuhan keperawatan rutin di fasilitas perawatan lansia.