Alivia Rahayu Prastiwi
Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

DIGITALISASI UMKM MELALUI IMPLEMENTASI QRIS PADA UMKM KULINER DI MOYUDAN, SLEMAN, YOGYAKARTA Alivia Rahayu Prastiwi; Diana Airawaty
KONTAN: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Bisnis Vol 5, No 2 (2026): KONTAN: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Bisnis
Publisher : CV Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/kontan.v5i2.3056

Abstract

This study examines the impact of direct assistance on QRIS implementation among rural small and medium enterprises (SMEs) in Blendungan, Sumbersari, Moyudan, Sleman, Yogyakarta, which still face low digital literacy, limited access to information, and a lack of technical assistance. Using a descriptive qualitative approach, assistance was provided through information provision, teaching, registration assistance, and direct training. The study found that direct assistance significantly helped MSMEs better understand QRIS, overcome technological challenges, and improve transaction speed, service quality, competitiveness, and customer satisfaction. This study demonstrates that ongoing support and training are crucial for helping rural MSMEs accelerate their digital transformation journey. ABSTRAKStudi ini meneliti pengaruh bantuan langsung dalam penerapan QRIS di usaha kecil menengah pedesaan di Blendungan, Sumbersari, Moyudan, Sleman, Yogyakarta, yang masih mengalami tingkat literasi digital yang rendah, akses informasi yang terbatas, serta kurangnya bantuan teknis. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif, pendampingan dilakukan dengan cara memberi informasi, mengajarkan, membantu mendaftar, serta memberikan pelatihan langsung. Penelitian menunjukkan bahwa bantuan langsung secara signifikan membantu para pelaku UMKM memahami QRIS dengan lebih baik, mengatasi kesulitan teknologi, serta meningkatkan kecepatan transaksi, kualitas pelayanan, daya saing, dan ketenangan hati pelanggan. Penelitian ini menunjukkan bahwa bantuan dan pelatihan terus-menerus sangat penting untuk membantu UMKM di pedesaan berkembang lebih cepat dalam mengadopsi transformasi digital.