Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Meningkatkan Kesadaran Sosial melalui Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Amri Amri; Walida Husna Harefa; Herlinawati Herlinawati; Nur Hoini; Wahyuni Kurnia; Siti Naziroh; Ahmad Zikri Ilman
Dedikasi: Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Dedikasi 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/dedikasi.v4i2.145

Abstract

Kesadaran sosial peserta didik merupakan aspek penting dalam pembentukan karakter yang perlu dikembangkan melalui proses pendidikan, khususnya Pendidikan Agama Islam (PAI). Namun, perkembangan era globalisasi telah memunculkan berbagai permasalahan sosial, seperti meningkatnya sikap individualisme, rendahnya kepedulian sosial, dan menurunnya interaksi antarsiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam meningkatkan kesadaran sosial peserta didik serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat yang memengaruhinya. Penelitian menggunakan metode kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh dari berbagai sumber primer dan sekunder berupa artikel jurnal, prosiding, buku ilmiah, serta hasil penelitian yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik content analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesadaran sosial peserta didik tercermin melalui sikap saling menghormati, bekerja sama, membantu sesama, serta memiliki empati terhadap lingkungan sekitar. Pembelajaran PAI berperan dalam meningkatkan kesadaran sosial melalui penanaman nilai-nilai sosial Islam, keteladanan guru, kegiatan diskusi, praktik sosial, dan pengembangan perilaku positif dalam kehidupan sehari-hari. Faktor pendukung meliputi dukungan sekolah, peran guru, dan lingkungan religius, sedangkan faktor penghambat berasal dari lingkungan pergaulan yang kurang kondusif, rendahnya kesadaran siswa, serta minimnya penerapan pembelajaran sosial yang kontekstual. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran PAI memiliki peran strategis dalam membentuk peserta didik yang beriman, berakhlak mulia, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi sehingga mampu berkontribusi positif dalam kehidupan bermasyarakat.
Meningkatkan Kesadaran Sosial melalui Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Amri Amri; Walida Husna Harefa; Herlinawati Herlinawati; Nur Hoini; Wahyuni Kurnia; Siti Naziroh; Ahmad Zikri Ilman
Dedikasi: Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Dedikasi 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/dedikasi.v4i2.145

Abstract

Kesadaran sosial peserta didik merupakan aspek penting dalam pembentukan karakter yang perlu dikembangkan melalui proses pendidikan, khususnya Pendidikan Agama Islam (PAI). Namun, perkembangan era globalisasi telah memunculkan berbagai permasalahan sosial, seperti meningkatnya sikap individualisme, rendahnya kepedulian sosial, dan menurunnya interaksi antarsiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam meningkatkan kesadaran sosial peserta didik serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat yang memengaruhinya. Penelitian menggunakan metode kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh dari berbagai sumber primer dan sekunder berupa artikel jurnal, prosiding, buku ilmiah, serta hasil penelitian yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik content analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesadaran sosial peserta didik tercermin melalui sikap saling menghormati, bekerja sama, membantu sesama, serta memiliki empati terhadap lingkungan sekitar. Pembelajaran PAI berperan dalam meningkatkan kesadaran sosial melalui penanaman nilai-nilai sosial Islam, keteladanan guru, kegiatan diskusi, praktik sosial, dan pengembangan perilaku positif dalam kehidupan sehari-hari. Faktor pendukung meliputi dukungan sekolah, peran guru, dan lingkungan religius, sedangkan faktor penghambat berasal dari lingkungan pergaulan yang kurang kondusif, rendahnya kesadaran siswa, serta minimnya penerapan pembelajaran sosial yang kontekstual. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran PAI memiliki peran strategis dalam membentuk peserta didik yang beriman, berakhlak mulia, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi sehingga mampu berkontribusi positif dalam kehidupan bermasyarakat.