Qurratul ‘Aini
UIN Mahmud Yunus Batusangkar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Komparatif antara Pola Asuh Qur’ani dan Toxic Parenting pada Masa Golden Age Anak Nadhira Zahra Ikrima; Nabila Mailany Sukma; Qurratul ‘Aini; Muhamad Yahya
Al-Abshor : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 3 No. 3 (2026): Pendidikan Agama Islam
Publisher : 4

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71242/vt6hnh48

Abstract

The golden age is a crucial period in a child's development, crucial for the formation of personality, basic skills, and character. Optimizing child development at this time is highly dependent on family parenting patterns. The purpose of this study is to compare Qur'anic parenting patterns with poor parenting patterns that emphasize values ​​such as compassion, role models, good communication, and moral-based education in accordance with Islamic teachings. In contrast, poor parenting patterns are characterized by authoritarian attitudes, lack of empathy, excessive control, and behaviors that can hinder a child's psychological development. This research was conducted using a qualitative approach and is a literature review. It examined various sources, such as the Quran and Hadith, as well as scientific literature on parenting and child development. The results indicate that Qur'anic parenting patterns have a positive impact on a child's emotional, social, and spiritual development and foster a balanced character. Conversely, unhealthy parenting can have negative effects such as low self-confidence, emotional disturbances, and difficulties in social interactions. Therefore, implementing Qur'anic parenting patterns is the best way to support a child's growth and development during the golden age. Abstrak Masa golden age merupakan periode penting dalam perkembangan anak, sangat menentukan pembentukan kepribadian, kemampuan dasar, dan karakter. Mengoptimalkan perkembangan anak saat ini sangat bergantung pada pola asuh keluarga. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan pola asuh Qur'ani dengan pola asuh buruk yang menekankan nilai-nilai seperti kasih sayang, keteladanan, komunikasi yang baik, dan pendidikan berbasis akhlak sesuai ajaran Islam. Sebaliknya, pola asuh buruk ditandai dengan sikap otoriter, kurangnya empati, kontrol berlebihan, dan perilaku yang dapat menghambat perkembangan psikologis anak. Penelitian ini dilakukan melalui pendekatan kualitatif dan merupakan jenis studi kepustakaan. Penelitian ini melihat berbagai sumber, seperti Al-Qur'an dan hadis, serta literatur ilmiah tentang parenting dan perkembangan anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh Qur'ani memberikan dampak positif terhadap perkembangan emosional, sosial, dan spiritual anak serta membentuk karakter yang seimbang. Sebaliknya, pengasuh yang tidak sehat dapat memiliki efek negatif seperti rendahnya kepercayaan diri, gangguan emosional, dan kesulitan dalam interaksi sosial. Oleh karena itu, penerapan pola asuh Qur'ani adalah cara terbaik untuk mendukung tumbuh kembang anak dengan baik selama masa golden age.