Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGUKURAN BEBAN KERJA DAN JUMLAH TENAGA KERJA MENGGUNAKAN METODE FULL TIME EQUIVALENT (FTE) DAN WORK LOAD ANALYSIS (WLA) PADA PRODUKSI TEMPE DI UD. MAWAR SARI Fitri Handini; Diana Khairani Sofyan; Subhan A Gani
Journal of Industrial Engineering and Operation Management (JIEOM) Vol 9, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jieom.v9i1.22457

Abstract

Penelitian di UD. Mawar Sari dilatarbelakangi oleh ketidaktepatan beban kerja akibat adanya karyawan yang mengalami overload dan underload, yang berisiko menurunkan efisiensi serta kualitas kerja. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi kondisi beban kerja untuk mendukung perencanaan jumlah karyawan yang tepat menggunakan metode Full Time Equivalent (FTE) dan Work Load Analysis (WLA). Hasil analisis awal menunjukkan nilai FTE stasiun kerja berkisar antara 0,46 hingga 0,74 (hanya 46%–74% waktu digunakan untuk pekerjaan produktif). Namun, hasil metode WLA menunjukkan seluruh stasiun kerja justru mengalami overload di atas batas ideal 100% (persiapan bahan baku 117,72%, pemisahan dan penirisan kedelai 125,38%, pencampuran ragi 115,81%, dan pengemasan tempe 121,69%). Oleh karena itu, diberikan rekomendasi penambahan tenaga kerja. Contohnya pada bagian persiapan bahan baku, jumlah pekerja diusulkan bertambah dari 5 menjadi 7 orang agar beban kerja turun ke kategori aman (58,86%).Kata Kunci: Beban Kerja, FTE, WLA