Amalia Fajar Rahmadini
UIN Sunan Ampel

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Silent Users di Ruang Digital: Pengaruh Social Media Fatigue terhadap Perilaku Lurking pada Remaja Akhir Amalia Fajar Rahmadini; Nila Audini Oktavia
Jurnal Psikologi dan Konseling West Science Vol 4 No 02 (2026): Jurnal Psikologi dan Konseling West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpkws.v4i02.3620

Abstract

Media sosial telah menjadi bagian penting dalam kehidupan remaja akhir, tetapi intensitas penggunaan yang tinggi dapat memunculkan social media fatigue yang berdampak pada perubahan pola partisipasi pengguna di ruang digital. Salah satu bentuk perubahan tersebut adalah perilaku lurking, yaitu kecenderungan pengguna untuk mengamati aktivitas di media sosial tanpa berpartisipasi secara aktif. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh social media fatigue terhadap perilaku lurking pada remaja akhir pengguna media sosial.Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 272 remaja akhir berusia 18–21 tahun yang aktif menggunakan media sosial dalam enam bulan terakhir. Data dikumpulkan menggunakan Social Media Fatigue Scale dan skala lurking behavior, kemudian dianalisis menggunakan regresi linear sederhana dengan bantuan IBM SPSS Statistics 23. Hasil analisis menunjukkan bahwa social media fatigue berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku lurking (β = 0,719; p < 0,001) dengan kontribusi sebesar 51,7%. Semakin tinggi social media fatigue yang dialami remaja akhir, semakin tinggi kecenderungan mereka untuk melakukan perilaku lurking. Temuan ini menunjukkan bahwa kelelahan media sosial berperan penting dalam membentuk pola partisipasi pengguna dan perlu diperhatikan dalam upaya menciptakan pengalaman bermedia sosial yang lebih sehat.
Mindfulness di Platform Digital dan Implikasinya Terhadap Kelelahan Pengguna Remaja Media Sosial Nila Audini Oktavia; Amalia Fajar Rahmadini
Jurnal Psikologi dan Konseling West Science Vol 4 No 02 (2026): Jurnal Psikologi dan Konseling West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpkws.v4i02.3622

Abstract

Media sosial telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari remaja, baik untuk berkomunikasi, mencari hiburan, maupun memperoleh informasi. Tingginya intensitas penggunaan media sosial dapat meningkatkan kemungkinan munculnya kelelahan media sosial (social media fatigue). Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara mindfulness dengan kelelahan media sosial pada pengguna remaja akhir media sosial. Metode yang digunakan adalah korelasional dengan teknik pengambilan sampel time sampling dengan teknik analisis data Regresi Linier Sederhana. Hasil penelitian yang melibatkan 180 responden pengguna media sosial pada rentang usia remaja akhir (18-21 tahun) menunjukkan bahwa sig. < 0,05 dengan nilai koefisien regresi (B) sebesar -0,042. Artinya, terdapat korelasi negatif yang signifikan antara mindfulness dengan social media fatigue. Oleh karena itu, penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi orang remaja akhir dalam menggunakan media sosial secara lebih sehat, sekaligus menjadi masukan bagi pengembang platform media sosial untuk lebih memperhatikan kesejahteraan psikologis para penggunanya.