Agus Puji Priyono
Program Studi Magister Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Padjadjaran, Bandung, Jawa Barat, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Beban Pajak Tangguhan, Beban Pajak Kini dan Tax Planning Dalam Mendeteksi Earnings Management dengan Kualitas Audit sebagai Variabel Moderasi Pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Pada Tahun 2018 – 2022 Reva Mega Arandea; Sony Devano; Agus Puji Priyono
Journal of Accounting and Finance Management Vol. 7 No. 2 (2026): Journal of Accounting and Finance Management (May - June 2026)
Publisher : DINASTI RESEARCH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jafm.v7i2.3329

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh beban pajak tangguhan, beban pajak lancar, dan perencanaan pajak terhadap manajemen laba dengan kualitas audit sebagai variabel moderasi pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (IDX) untuk periode 2019-2022. Berdasarkan UU No. 6 Tahun 1983 dan UU No. 7 Tahun 2021, pajak merupakan kontribusi wajib yang digunakan untuk kepentingan negara dan mendukung penerimaan negara. Pada tahun 2020, pandemi COVID-19 menyebabkan penurunan signifikan dalam penerimaan pajak dan penghindaran pajak. Untuk mengatasi dampak ini, pemerintah memperkenalkan insentif pajak yang memengaruhi perencanaan pajak dan komponen pajak dalam laporan keuangan. Studi ini menggunakan metode Analisis Regresi Moderasi dengan Data Panel (MRA-PD) untuk menguji pengaruh beban pajak tangguhan, beban pajak lancar, dan perencanaan pajak terhadap manajemen laba, dengan kualitas audit sebagai variabel moderasi. Data yang digunakan meliputi laporan keuangan perusahaan manufaktur yang terdaftar di IDX dari tahun 2019 hingga 2023, dengan ukuran sampel sebanyak 315 observasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa beban pajak tangguhan dan beban pajak saat ini memiliki pengaruh negatif yang signifikan terhadap manajemen laba. Beban pajak tangguhan dengan koefisien regresi -5,607728 menunjukkan penurunan manajemen laba sebesar 5,607728% untuk setiap peningkatan 1% pada beban pajak tangguhan. Beban pajak saat ini juga berhubungan negatif dengan manajemen laba, dengan koefisien -2,292125 menunjukkan penurunan manajemen laba sebesar 2,292125% untuk setiap peningkatan 1% pada beban pajak saat ini. Namun, perencanaan pajak tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap manajemen laba. Kualitas audit juga tidak berfungsi secara signifikan sebagai variabel moderasi dalam hubungan antara beban pajak tangguhan, beban pajak saat ini, dan perencanaan pajak terhadap manajemen laba. Studi ini menyimpulkan bahwa beban pajak tangguhan dan beban pajak saat ini dapat mengurangi praktik manajemen laba, sedangkan perencanaan pajak dan kualitas audit tidak memiliki dampak yang signifikan dalam konteks ini. Temuan ini memberikan wawasan penting bagi perusahaan dalam merancang strategi pajak yang dapat memengaruhi laporan keuangan mereka.