Nauval Maulana Taufiqi
Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta, Yogyakarta, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Leverage dan Capital Intensity terhadap Tax Avoidance (Studi Empiris di Sektor Transportasi dan Logistik pada tahun 2019-2024) Nauval Maulana Taufiqi; Afni Sirait
Journal of Accounting and Finance Management Vol. 7 No. 2 (2026): Journal of Accounting and Finance Management (May - June 2026)
Publisher : DINASTI RESEARCH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jafm.v7i2.3336

Abstract

Penelitian ini berjudul Pengaruh Leverage dan Capital Intensity terhadap Tax Avoidance pada Perusahaan Sektor Transportasi dan Logistik yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2019–2024. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penerimaan pajak bagi negara dan adanya peluang perusahaan dalam melakukan efisiensi pajak melalui kebijakan pendanaan serta kepemilikan aset tetap. Objek penelitian ini adalah perusahaan sektor transportasi dan logistik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh leverage dan capital intensity terhadap tax avoidance. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan perusahaan. Sampel penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling sehingga diperoleh 24 perusahaan dengan 129 observasi setelah proses outlier. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji simultan, uji parsial, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa leverage tidak berpengaruh signifikan terhadap tax avoidance. Capital intensity juga tidak berpengaruh signifikan terhadap tax avoidance. Secara simultan, leverage dan capital intensity tidak berpengaruh signifikan terhadap tax avoidance. Hasil ini menunjukkan bahwa praktik tax avoidance pada perusahaan sektor transportasi dan logistik belum dapat dijelaskan secara signifikan oleh penggunaan utang dan proporsi aset tetap.