Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Edukasi Pencegahan Stunting dan Pengukuran Antropometri pada Bayi dan Balita di Posyandu Padang Seurahet Adellya Rahma; Bintang M.D Sinaga; Dinda Munaksirah; Maisarah Sinabutar; Zahira Alayasyah
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2026): MEI-JUNI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/43zrzn53

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu mengenai pencegahan stunting serta melakukan pemantauan status pertumbuhan bayi dan balita melalui pengukuran antropometri. Kegiatan dilaksanakan pada 23 Mei 2026 di Posyandu Padang Seurahet dengan melibatkan 70 peserta yang terdiri atas ibu hamil serta ibu yang memiliki bayi dan balita. Metode yang digunakan meliputi edukasi kesehatan melalui presentasi, leaflet, diskusi, serta pengukuran antropometri yang mencakup berat badan, tinggi badan, dan panjang badan. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner pre-test dan post-test untuk menilai perubahan tingkat pengetahuan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa edukasi yang diberikan mampu meningkatkan pemahaman peserta mengenai pengertian, penyebab, dampak, dan upaya pencegahan stunting. Peningkatan pengetahuan terlihat dari hasil post-test yang lebih baik dibandingkan pre-test, terutama pada peserta dengan tingkat pendidikan menengah dan tinggi. Selain itu, hasil pengukuran antropometri terhadap 25 bayi dan balita menunjukkan masih adanya beberapa anak yang memiliki indikasi pertumbuhan kurang optimal sehingga memerlukan pemantauan dan intervensi lebih lanjut. Temuan ini menunjukkan pentingnya kombinasi antara edukasi gizi dan pemantauan pertumbuhan secara rutin sebagai upaya pencegahan stunting. Dengan demikian, kegiatan edukasi pencegahan stunting dan pengukuran antropometri di Posyandu Padang Seurahet dapat meningkatkan pengetahuan ibu serta mendukung deteksi dini masalah pertumbuhan pada anak. Kegiatan serupa perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan kader posyandu, tenaga kesehatan, dan masyarakat guna mendukung penurunan angka stunting.