Lisa dewi anggraeni, M. Felix trinidad, Khori pujianto, Arzaki irfanda, M.hisyam, Agus Wahyudi
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Studi Kasus Gaya Kepemimpinan Transformasional dalam Membangun Loyalitas Karyawan di J&T Express Cabang Sedati, Sidoarjo Lisa dewi anggraeni, M. Felix trinidad, Khori pujianto, Arzaki irfanda, M.hisyam, Agus Wahyudi
Social Sciences Journal Vol. 1 No. 3 (2026): Vo.1, No. 3 Juli 2026
Publisher : Perkumpulan Dosen Program Hibah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam implementasi gaya kepemimpinan transformasional dalam membangun dan memelihara loyalitas karyawan di tengah lingkungan kerja logistik yang bertekanan tinggi. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus deskriptif, penelitian ini mengambil lokus di J&T Express Cabang Sedati, Sidoarjo—sebuah titik transit krusial yang berbatasan langsung dengan Bandar Udara Internasional Juanda. Data primer dihimpun melalui wawancara mendalam terhadap Kepala Cabang sebagai informan utama dan sejumlah kurir sebagai informan pendukung, yang diperkuat dengan observasi partisipan pasif serta studi dokumentasi. Keabsahan data diuji menggunakan teknik triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kepala Cabang mengaktualisasikan empat dimensi kepemimpinan transformasional secara integratif: idealized influence melalui konsistensi keteladanan nyata di gudang; inspirational motivation melalui penyederhanaan target SLA dengan pendekatan rekreatif; intellectual stimulation melalui pemecahan masalah konstruktif dan otonomi plotting wilayah; serta individualized consideration melalui proteksi psikologis dan kepedulian personal. Pendekatan humanis ini terbukti memicu timbal balik positif berupa loyalitas karyawan yang termanifestasi dalam komitmen afektif yang kuat, kesediaan memberikan upaya lebih (discretionary effort), penolakan tawaran kerja dari kompetitor, serta kebanggaan organisasional yang tinggi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kepemimpinan transformasional berfungsi sebagai buffer (peredam) stres kerja yang efektif dalam menekan angka perputaran karyawan (turnover) pada industri padat karya.