Laisa Husraini
Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang, Padang, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Telaah Konseptual Tentang Hadis dan Ilmu Hadis Serta Ruang Lingkup Pembahasannya Laisa Husraini
Murabby: Jurnal Pendidikan Islam Vol 9, No 1 (2026): Murabby Vol. 9 No. 1 April 2026
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/mrb.v9i1.3571

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemahaman peserta didik terhadap pengertian hadis, ilmu hadis, serta ruang lingkup kajiannya dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang dilakukan terhadap guru dan peserta didik pada lembaga pendidikan Islam. Teknik analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hadis dipahami sebagai segala sesuatu yang bersumber dari Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, baik berupa perkataan, perbuatan, ketetapan, maupun sifat-sifat beliau yang menjadi sumber hukum Islam kedua setelah Al-Qur’an. Pemahaman mengenai ilmu hadis juga menunjukkan bahwa disiplin ini berfungsi untuk mengkaji keabsahan hadis melalui penelitian sanad dan matan guna membedakan hadis yang dapat diterima (maqbul) dan yang ditolak (mardud). Selain itu, peserta didik mulai memahami pembagian ilmu hadis menjadi Ilmu Hadis Riwayah yang berfokus pada periwayatan hadis, serta Ilmu Hadis Dirayah yang membahas kaidah metodologis dalam menilai kualitas hadis. Ruang lingkup kajian ilmu hadis meliputi penelitian sanad, analisis matan, serta penggalian hukum (istinbat al-hukm) yang terkandung dalam hadis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran hadis dan ilmu hadis memiliki peran penting dalam meningkatkan pemahaman keagamaan peserta didik serta menjaga kemurnian ajaran Islam. Oleh karena itu, diperlukan penguatan metode pembelajaran yang kontekstual dan aplikatif agar peserta didik tidak hanya memahami konsep hadis secara teoritis, tetapi juga mampu mengimplementasikan nilai-nilai hadis dalam kehidupan sehari-hari.