Abdus Salam
Universitas Al-Falah As-Suniyyah, Indonesia, Jember

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sistem Pendidikan Nahwu-Sharaf di Pondok Pesantren Al Bidayah dan Daya Tarik Masyarakat Malaysia untuk Belajar di Pesantren Al Bidayah Muhammad Tis Asuh Sobirin; Titin Nurhidayati; Abdus Salam
AL-Ikhtiar : Jurnal Studi Islam Vol. 3 No. 2 (2026): AL-Ikhtiar : Jurnal Studi Islam
Publisher : 4

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71242/4gd6sh23

Abstract

This study aims to analyze the Nahwu-Sharaf education system at Al-Bidayah Islamic Boarding School and to identify the factors that make this educational system attractive to Malaysian students pursuing Islamic education in Indonesia. This research employed a qualitative approach using a case study design. The study was conducted at Al-Bidayah Islamic Boarding School, Jember, involving the head of the boarding school, teachers, and Malaysian students as research informants. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation, and were analyzed using the Miles and Huberman interactive model, including data reduction, data display, and conclusion drawing. Data validity was ensured through source and technique triangulation. The findings reveal that the Nahwu-Sharaf education system is developed through a systematic curriculum, the implementation of the Al-Bidayah Method, peer teaching, memorization practices, continuous learning motivation, and the visionary leadership of the kyai. These educational components have successfully enhanced students’ competence in reading and understanding classical Islamic texts (kitab kuning), thereby strengthening the trust of the Malaysian community. The interest of Malaysian students is influenced by the boarding school's academic reputation, recommendations from Islamic teachers in Malaysia, the dissemination of learning through digital media, parental support, and the success of alumni in implementing the Al-Bidayah Method in Malaysia. This study concludes that the integration of leadership, educational system, academic culture, and instructional innovation constitutes the primary factor contributing to the attractiveness of Al-Bidayah Islamic Boarding School as a destination for Islamic education among the Malaysian community. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem pendidikan Nahwu-Sharaf di Pondok Pesantren Al-Bidayah serta mengungkap faktor-faktor yang menjadikan sistem tersebut sebagai daya tarik masyarakat Malaysia untuk menempuh pendidikan di Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Penelitian dilaksanakan di Pondok Pesantren Al-Bidayah Jember dengan melibatkan pengasuh pesantren, ustaz, dan santri asal Malaysia sebagai informan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Keabsahan data diperoleh melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pendidikan Nahwu-Sharaf di Pondok Pesantren Al-Bidayah dibangun melalui kurikulum yang sistematis, penerapan Metode Al-Bidayah, strategi peer teaching, pembiasaan hafalan, penguatan motivasi belajar, serta kepemimpinan kiai yang visioner. Sistem pendidikan tersebut berhasil membentuk kompetensi santri dalam membaca dan memahami kitab kuning, sehingga memperoleh kepercayaan masyarakat Malaysia. Ketertarikan masyarakat Malaysia dipengaruhi oleh reputasi akademik pesantren, rekomendasi guru di Malaysia, publikasi pembelajaran melalui media digital, dukungan orang tua, serta keberhasilan alumni dalam mengembangkan Metode Al-Bidayah di negara asalnya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi antara kepemimpinan, sistem pembelajaran, budaya akademik, dan inovasi metode menjadi faktor utama yang memperkuat daya tarik Pondok Pesantren Al-Bidayah sebagai tujuan pendidikan Islam bagi masyarakat Malaysia.
Penggunaan Kitab Prakom Untuk Meningkatkan Kemampuan Minat Membaca Kitab Kuning Di Pondok Pesantren MIftahul Ulum Yosorati Sumbeberu Jember Abdus Salam; Moh Sahlan
AL-Ikhtiar : Jurnal Studi Islam Vol. 3 No. 3 (2026): AL-Ikhtiar : Jurnal Studi Islam
Publisher : 4

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71242/n8bxvn14

Abstract

This study aims to describe and analyze the use of the Prakom Book to improve the reading skills and interest of students at the Miftahul Ulum Yosorati Islamic Boarding School in Sumberbaru, Jember. This research is motivated by the importance of reading the yellow books as a basic competency that students must possess in understanding classical Islamic knowledge. However, in reality, some students still experience difficulties in reading the yellow books and have a relatively low interest in reading. Therefore, the use of the Prakom Book is seen as an alternative learning method that can help students understand the basic rules of reading the yellow books more easily and systematically. This study used a qualitative approach with field research. The research subjects consisted of the boarding school supervisor, the ustaz (teacher) teaching the Prakom Book, and the students participating in the learning. Data collection techniques were conducted through interviews, observation, and documentation. Data analysis used the interactive model of Miles and Huberman, which includes data reduction, data presentation, and conclusion drawing. Data validity was tested through source triangulation and technical triangulation. The research results show that the use of the Prakom Book positively contributes to improving the reading ability of Islamic boarding school students. Through systematic, step-by-step, and easy-to-understand material, students more easily master the basics of nahwu and sharaf, which form the foundation for reading Islamic boarding school books. Furthermore, the use of the Prakom Book also increases students' interest in reading, as indicated by increased active participation in learning, enthusiasm for studying Islamic boarding school books, and motivation to deepen Islamic knowledge. Supporting factors for the successful use of the Prakom Book include the competence of the ustaz (teacher), a conducive Islamic boarding school environment, and supportive learning facilities. Inhibiting factors include differences in students' basic abilities and limited learning time. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis penggunaan Kitab Prakom dalam meningkatkan kemampuan dan minat membaca kitab kuning santri di Pondok Pesantren Miftahul Ulum Yosorati Sumberbaru Jember. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kemampuan membaca kitab kuning sebagai kompetensi dasar yang harus dimiliki santri dalam memahami khazanah keilmuan Islam klasik. Namun, pada kenyataannya masih terdapat santri yang mengalami kesulitan dalam membaca kitab kuning serta memiliki minat baca yang relatif rendah. Oleh karena itu, penggunaan Kitab Prakom dipandang sebagai salah satu alternatif pembelajaran yang dapat membantu santri memahami kaidah-kaidah dasar membaca kitab kuning secara lebih mudah dan sistematis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Subjek penelitian terdiri atas pengasuh pesantren, ustaz pengampu pembelajaran Kitab Prakom, dan santri yang mengikuti pembelajaran. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Kitab Prakom memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kemampuan membaca kitab kuning santri. Melalui materi yang disusun secara sistematis, bertahap, dan mudah dipahami, santri lebih mudah menguasai dasar-dasar nahwu dan sharaf yang menjadi fondasi dalam membaca kitab kuning. Selain itu, penggunaan Kitab Prakom juga mampu meningkatkan minat membaca santri yang ditandai dengan meningkatnya keaktifan dalam pembelajaran, antusiasme dalam mengkaji kitab kuning, serta motivasi untuk memperdalam pengetahuan keislaman. Faktor pendukung keberhasilan penggunaan Kitab Prakom meliputi kompetensi ustaz, lingkungan pesantren yang kondusif, serta dukungan sarana pembelajaran. Adapun faktor penghambatnya meliputi perbedaan kemampuan dasar santri dan keterbatasan waktu pembelajaran