Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Literature Review: Media Promosi Kesehatan Muhammad Bachtiar Safrudin; Rei Bagaskara; Farazila Aisyiah Saputri; Adilah Hanani; Siti Isnayah Noor; Misliyana Moura
JOURNAL SAINS STUDENT RESEARCH Vol. 4 No. 1 (2026): Februari: Jurnal Sains Student Research
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jssr.v4i1.7651

Abstract

Penelitian ini bertujuan meninjau pemanfaatan berbagai media sebagai sarana dalam kegiatan promosi kesehatan yang berfokus pada peningkatan pengetahuan, sikap, serta perilaku sehat masyarakat. Media promosi kesehatan berperan sebagai perantara informasi yang membantu individu dan komunitas memahami isu kesehatan serta mendorong tindakan pencegahan melalui penyampaian pesan yang menarik, mudah dijangkau, dan sesuai dengan kebutuhan sasaran. Kajian ini menggunakan metode telaah pustaka terhadap sepuluh artikel yang dipublikasikan pada periode 2020–2025 dan membahas penggunaan beragam jenis media, termasuk poster, video edukatif, infografis, media sosial, serta platform digital dalam pelaksanaan program promotif. Hasil penelaahan menunjukkan bahwa efektivitas promosi kesehatan sangat dipengaruhi oleh ketepatan pemilihan media. Media visual dan digital dinilai lebih mampu meningkatkan pemahaman masyarakat karena penyajiannya yang ringkas, interaktif, dan mudah dipahami. Di sisi lain, media berbasis komunitas seperti leaflet, penyuluhan audiovisual sederhana, dan alat peraga tetap diperlukan untuk menjangkau kelompok dengan keterbatasan akses teknologi. Secara keseluruhan, media promosi kesehatan yang dirancang secara matang dan sesuai karakteristik audiens terbukti dapat meningkatkan kesadaran kesehatan dan mendorong perubahan perilaku positif.
Sistematic Literature Review (SLR) Symbolic-Experiental Family Therapy (SEFT) M. Bachtiar Safrudin; Hesty Eka Ardianty; Fauziyah Ardelia; Widya Aprilia; Yasinta Eka Nur Utami; Tyana Dwi Chandra; Adilah Hanani; Misliyana Moura
El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat  Vol. 6 No. 1 (2026): El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/elmujtama.v6i1.10565

Abstract

Symbolic-Experiential Family Therapy (SEFT) is a family therapy approach that emphasizes emotional experience, creativity, spontaneity, and the use of symbolic processes as the foundation for change within the family system. This approach views family conflict and dysfunction as consequences of barriers in emotional expression and ineffective communication patterns, directing the therapeutic process toward reopening authentic expression and strengthening emotional connections among family members. This study aims to examine various family therapy interventions and holistic psychological approaches that effectively improve adolescent mental health, particularly for those experiencing emotional trauma and unstable family relationships. Data collection in this literature review was conducted through several databases, namely PubMed, ScienceDirect, and Google Scholar. After a selection process based on predetermined inclusion criteria, 10 articles were identified as suitable for analysis, eight of which were from Google Scholar. All selected articles were then systematically analyzed to obtain relevant findings. The results indicate that therapeutic approaches such as Symbolic-Experiential Family TherapY have been shown to reduce anxiety, improve communication, decrease family conflict, and restore emotional closeness. Additional findings show that active family involvement, including through telehealth services, enhances treatment adherence, motivation, and long-term recovery success. In conclusion, holistic family-based interventions that integrate emotional, symbolic, spiritual, creative, and structural components are more effective in helping adolescents recover from trauma and achieve emotional stability. The family plays a crucial role as the primary support system, making their involvement in the therapeutic process a key factor for successful outcomes.