Kurnia Dewi Lastri
Program Studi Biologi, Fakultas Sains dan Teknik, Universitas Bangka Belitung, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Isolasi dan Karakterisasi Bakteri Penambat Nitrogen Asal Bintil Akar Akasia Daun Lebar (Acacia mangium) di Lahan Pascatambang Timah Kurnia Dewi Lastri; Liza Susanti; Viola Hwa Rendcia; Anisa Oktri; Dimelza Dimelza
EKOTONIA: Jurnal Penelitian Biologi, Botani, Zoologi, dan Mikrobiologi Vol 11 No 1 (2026): Ekotonia: Jurnal Penelitian Biologi, Botani, Zoologi dan Mikrobiologi
Publisher : Biology Study Program, Faculty of Science and Engineering, University of Bangka Belitung, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/ekotonia.v11i1.7493

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan mengkarakterisasi bakteri penambat nitrogen dari bintil akar Acacia mangium yang tumbuh di lahan pascatambang timah di Bangka. Penelitian dilaksanakan melalui beberapa tahapan, mulai dari pengambilan sampel bintil akar, isolasi bakteri pada media YEMA, uji kemampuan fiksasi nitrogen pada media Löwenstein-Jensen dan Nitrogen-Free Bromothymol Blue, serta karakterisasi makroskopis, mikroskopis, dan biokimia. Hasil menunjukkan bahwa keempat isolat bakteri (R1, R2, R3, dan R4) mampu menambat nitrogen, yang ditandai dengan perubahan warna media Nitrogen-Free Bromothymol Blue (NfB) menjadi biru dan pertumbuhan koloni pada media Lowenstein-Jensen (LJ). Karakterisasi menunjukkan bahwa seluruh isolat merupakan bakteri Gram negatif, dengan bentuk koloni putih dan elevasi datar, serta positif terhadap uji katalase dan motilitas. Perhitungan TPC menunjukkan populasi bakteri yang tinggi, terutama pada isolat R3 dan R4 dengan rata-rata 1,69 × 10⁸ CFU/ml. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa Acacia mangium memiliki potensi simbion yang efektif dalam fiksasi nitrogen, sehingga berperan penting dalam strategi reklamasi lahan pascatambang untuk memperbaiki kesuburan tanah secara hayati.