Syifa Fazia
Akademi Keperawatan Al Hikmah 2 Brebes

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA PADA NY. D DENGAN GANGGUAN SISTEM ENDOKRIN: DIABETES MELITUS DI DESA KARANG JATI KABUPATEN BREBES Syifa Fazia; Slamet Wijaya
JOURNAL SAINS STUDENT RESEARCH Vol. 4 No. 4 (2026): Agustus: Jurnal Sains Student Research
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jssr.v4i4.11115

Abstract

Hiperglikemia adalah ciri khas diabetes melitus (DM), penyakit metabolik kronis yang disebabkan oleh penggunaan hormon insulin yang tidak efektif. Kasus DM di wilayah kerja Puskesmas Tonjong terus mengalami fluktuasi yang signifikan. Peran keluarga dan perawat selaku educator sangat esensial dalam manajemen perawatan mandiri lansia dengan DM. Tujuan: Melaksanakan asuhan keperawatan keluarga komprehensif pada Ny. D dengan Diabetes Melitus di Desa Karang Jati, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes. Metode: Desain penelitian menggunakan studi kasus dengan pendekatan proses asuhan keperawatan keluarga yang meliputi pengkajian, perumusan diagnosis, intervensi, implementasi, hingga evaluasi selama dua kali kunjungan rumah. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan dokumentasi. Hasil: Pengkajian menemukan Ny. D (70 tahun) mengalami badan lemas, kaki kesemutan, dan nilai GDS awal mencapai 545 mg/dl. Diagnosis prioritas. yang. ditegakkan. adalah. ketidakstabilan. kadar. glukosa. darah .dan. defisit pengetahuan. Implementasi keperawatan difokuskan pada manajemen hiperglikemia, edukasi kesehatan terstruktur, aplikasi terapi komplementer seduhan bubuk kayu manis, dan pengajaran senam kaki diabetik. Hasil evaluasi akhir menunjukkan masalah defisit pengetahuan teratasi penuh, sementara masalah ketidakstabilan kadar glukosa darah teratasi sebagian dengan penurunan nilai GDS menjadi 448 mg/dl disertai berkurangnya rasa lemas dan kesemutan. Kesimpulan: Penerapan asuhan keperawatan keluarga dengan kombinasi terapi farmakologis dan non-farmakologis (seduhan kayu manis dan senam kaki) efektif dalam menurunkan kadar gula darah serta meningkatkan kemandirian keluarga.