This Author published in this journals
All Journal Aksara
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Relasi Manusia dan Alam dalam Puisi-Puisi Senja Jingga di Bentala Timah: Kajian Ekologi Sastra Winda Novianti; Yeti Mulyati; Alviiswari Alviiswari
Aksara Vol 38, No 1 (2026): AKSARA, EDISI JUNI 2026
Publisher : Balai Bahasa Provinsi Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29255/aksara.v38i1.4933.181-192

Abstract

This study aims to describe and analyze the representation of human–nature relationships in the poetry anthology Senja Jingga di Bentala Timah by Heri Suheri using Greg Garrard’s ecocritical perspective. This research employed a qualitative approach with a descriptive-analytical method. The data source was the poetry anthology Senja Jingga di Bentala Timah, while the research data consisted of lines and stanzas representing human–nature relationships. Five poems were purposively selected based on the intensity of their ecological elements. The data were collected through literature study and analyzed through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing based on Greg Garrard’s ecocritical framework. The findings show that human–nature relationships are represented in complex and layered forms, including historical-exploitative, ethical-reflective, harmonious, socio-cultural, and spiritual relationships. Nature is positioned as an active entity that shapes human identity, collective memory, and ethical awareness. These findings affirm that the poems in the anthology play an important role in fostering readers’ ecological imagination and ecological awareness. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis representasi relasi manusia dan alam dalam antologi puisi Senja Jingga di Bentala Timah karya Heri Suheri dengan menggunakan perspektif ekologi sastra Greg Garrard. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis. Sumber data penelitian berupa antologi puisi Senja Jingga di Bentala Timah, sedangkan data penelitian berupa kutipan larik dan bait puisi yang merepresentasikan relasi manusia dan alam. Lima puisi dipilih secara purposif berdasarkan intensitas penggambaran unsur ekologis. Data dikumpulkan melalui studi pustaka dan dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan berdasarkan kerangka ekologi sastra Greg Garrard. Hasil penelitian menunjukkan bahwa relasi manusia dan alam direpresentasikan secara kompleks dan berlapis, meliputi relasi historis-eksploitatif, etis-reflektif, harmonis, sosial-kultural, dan spiritual. Alam diposisikan sebagai entitas aktif yang membentuk identitas, ingatan kolektif, serta kesadaran etis manusia. Temuan ini menegaskan bahwa puisi-puisi dalam antologi tersebut berperan penting dalam membangun imajinasi ekologis dan kesadaran ekologis pembaca.