Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Multitasking Guru dan Strategi dalam Meningkatkan Kinerja Guru di Era Milenial pada SMA Kristen Kesetnana Kabupaten Timor Tengah Selatan Propinsi Nusa Tengga Timur Olpi Kabnani; Mesta Limbong; Bintang R. Simbolon
ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 4 No. 6 (2026): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Juni 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/armada.v4i6.2452

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak multitasking guru dan strategi untuk meningkatkan kinerja guru di era milenial di SMA Kristen Kesetnana. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei. Sampel terdiri dari 35 guru yang dipilih melalui pengambilan sampel total. Instrumen penelitian berupa kuesioner skala Likert yang mengukur multitasking dan kinerja guru. Hasil analisis data menggunakan SPSS menunjukkan bahwa multitasking secara signifikan mempengaruhi kinerja guru (Sig. = 0,003 < 0,05). Namun, multitasking yang dikelola dengan buruk cenderung menurunkan kualitas kinerja guru. Analisis regresi mengungkapkan bahwa strategi manajemen waktu dan dukungan organisasi berkontribusi 62% terhadap peningkatan kinerja guru. Studi ini menyimpulkan bahwa multitasking harus disertai dengan strategi manajemen yang efektif untuk menghindari dampak negatif terhadap kinerja guru di era milenial.
Manajemen Pembiayaan Pada Lembaga Bimbingan Belajar Studi Kasus di Bimbel Aletheia di Poris, Tangerang Shyta Patrilia Chandra; Mesta Limbong
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 4 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i4.8358

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis manajemen pembiayaan pada lembaga bimbingan belajar Aletheia di Poris, Tangerang. Dalam konteks pendidikan nonformal, pembiayaan menjadi aspek fundamental yang menentukan kualitas dan keberlanjutan lembaga. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sumber pembiayaan lembaga terbesar berasal dari dana yayasan. Pola pengelolaan keuangan mengikuti prinsip efisiensi dan transparansi, dengan sistem pelaporan berjenjang kepada pengurus Yayasan. Kendala utama terletak pada keterbatasan dana dan ketergantungan tinggi terhadap subsidi Yayasan. Studi ini menegaskan pentingnya pengelolaan sumber dana dan penguatan sistem akuntabilitas untuk menjamin keberlanjutan lembaga bimbingan belajar di bawah naungan Yayasan.