Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kajian Rancangan Perbaikan Rumah Perdesaan Menggunakan Pendekatan Morfologi Arsitektur pada Program BSPS Kementerian PKP Berbasis Aplikasi si Rumah Muniifah Zahraani Setio Setoto; Agung Dwiyanto
ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 4 No. 6 (2026): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Juni 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/armada.v4i6.2632

Abstract

Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di wilayah perdesaan masih menjadi tantangan utama dalam pembangunan permukiman bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di Indonesia. Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) hadir sebagai upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas hunian melalui pendekatan pemberdayaan masyarakat. Namun, implementasinya cenderung berfokus pada aspek teknis bangunan dan belum mengakomodasi karakter morfologi arsitektur lokal. Penelitian ini bertujuan mengkaji morfologi rumah perdesaan penerima BSPS di Kabupaten Semarang serta merumuskan model perancangan perbaikan rumah yang berbasis morfologi arsitektur dan didukung digitalisasi melalui aplikasi Si Rumah. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi lapangan, verifikasi teknis, wawancara, analisis morfologi bangunan, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa morfologi rumah perdesaan dipengaruhi oleh budaya lokal, kondisi geografis, dan tingkat ekonomi masyarakat yang tercermin pada struktur, bentuk, dan pola ruang bangunan. Program BSPS terbukti meningkatkan kualitas hunian secara teknis, namun masih memerlukan panduan desain yang mempertimbangkan karakter arsitektur lokal agar lebih berkelanjutan. Integrasi pendekatan morfologi arsitektur dengan sistem digital Si Rumah menghasilkan model perancangan yang lebih fleksibel, tepat sasaran, dan adaptif terhadap kebutuhan penghuni. Model ini diharapkan dapat mendukung pelaksanaan program BSPS yang lebih efektif, harmonis, dan berkelanjutan.