Angka Kematian Ibu (AKI) masih menjadi masalah kesehatan global dan nasional, terutama terkait komplikasi persalinan seperti persalinan lama yang dapat meningkatkan risiko kematian maternal. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang banyak digunakan untuk mendukung kelancaran persalinan adalah senam hamil. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pelaksanaan senam hamil terhadap kelancaran proses persalinan di Puskesmas Bontonompo II Kabupaten Gowa tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif quasi-experimental dengan pendekatan non-equivalent control group pre-test and post-test. Sampel penelitian berjumlah 30 ibu bersalin yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling dengan kriteria inklusi ibu hamil tanpa komplikasi dan usia kehamilan ≥37 minggu. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan lembar partograf untuk menilai proses persalinan. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square serta Odds Ratio untuk melihat hubungan antara variabel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berada pada usia reproduksi sehat 20–35 tahun (70%) dengan tingkat pendidikan dominan SMA (66,7%). Terdapat hubungan signifikan antara pelaksanaan senam hamil dan kelancaran persalinan dengan nilai p-value 0,015. Ibu yang rutin melakukan senam hamil memiliki peluang 3,54 kali lebih besar mengalami persalinan lancar dibandingkan yang tidak rutin. Hasil ini menunjukkan bahwa senam hamil berperan dalam meningkatkan kesiapan fisik dan psikologis ibu sehingga mendukung proses persalinan yang lebih efektif. Kesimpulan penelitian ini adalah pelaksanaan senam hamil efektif dalam meningkatkan kelancaran proses persalinan di Puskesmas Bontonompo II Kabupaten Gowa