p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Psikologi
Argita M. Fauzi
Gunadarma University

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MASA KERJA, PSCYHOLOGICAL SAFETY DAN MEANINGFUL WORK PADA KARYAWAN Argita M. Fauzi; Dita F. Rahmawati
Jurnal Psikologi Vol. 18 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/psi.2025.v18i1.386

Abstract

Meaningful work merupakan pengalaman kerja yang penting untuk dimiliki karyawan karena dapat meningkatkan kesejahteraan psikologis serta mendukung performa kerja yang lebih optimal. Berbagai faktor diduga berkontribusi terhadap terbentuknya meaningful work, di antaranya masa kerja dan psychological safety. Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris pengaruh masa kerja dan psychological safety terhadap meaningful work pada karyawan. Sebanyak 162 karyawan yang bekerja di Jakarta berpartisipasi dalam penelitian ini. Data dikumpulkan menggunakan desain penelitian potong lintang melalui penyebaran kuesioner daring dengan teknik convenience sampling. Untuk menganalisis data dan menguji hipotesis penelitian, digunakan analisis regresi ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masa kerja dan psychological safety secara simultan berpengaruh terhadap meaningful work pada karyawan. Selain itu, temuan penelitian mengungkapkan bahwa psychological safety memberikan kontribusi yang sedikit lebih besar dibandingkan masa kerja dalam menjelaskan meaningful work. Dengan demikian, psychological safety menjadi faktor yang relatif lebih dominan dalam memengaruhi meaningful work pada karyawan.
WELAS ASIH DIRI DAN KESEPIAN PADA REMAJA BERSTATUS ANAK TUNGGAL Yuki Amanda; Argita M. Fauzi
Jurnal Psikologi Vol. 18 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/psi.2025.v18i2.465

Abstract

Remaja yang tumbuh sebagai anak tunggal berpotensi lebih rentan merasakan kesepian karena tidak memiliki saudara kandung yang dapat menjadi teman berinteraksi dan berbagi pengalaman dalam kehidupan sehari-hari di rumah. Salah satu faktor psikologis yang diperkirakan dapat membantu menekan perasaan kesepian tersebut adalah welas asih diri, yaitu kemampuan individu untuk bersikap penuh penerimaan, pengertian, dan kebaikan terhadap diri sendiri ketika menghadapi kesulitan atau menyadari keterbatasan yang dimiliki. Penelitian ini dilakukan untuk menguji pengaruh welas asih diri terhadap kesepian pada remaja yang berstatus anak tunggal. Partisipan penelitian berjumlah 113 remaja anak tunggal yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling sesuai dengan karakteristik yang telah ditentukan. Tingkat kesepian diukur menggunakan UCLA Loneliness Scale Version 3, sedangkan welas asih diri diukur dengan Self-Compassion Scale. Pengujian hipotesis dilakukan melalui analisis regresi sederhana untuk mengetahui apakah welas asih diri memberikan pengaruh yang signifikan terhadap tingkat kesepian pada remaja yang berstatus anak tunggal