p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Psikologi
Tri Maryani
Gunadarma University

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

USIA, WELAS ASIH DIRI DAN BURNOUT PADA IBU BEKERJA Nita S. Handayani; Tri Maryani
Jurnal Psikologi Vol. 18 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/psi.2025.v18i1.387

Abstract

Ibu bekerja merupakan kelompok yang memiliki kerentanan tinggi terhadap burnout karena harus menjalankan berbagai peran secara bersamaan, yaitu sebagai istri, ibu, dan karyawan. Berbagai faktor diduga berkaitan dengan munculnya burnout, termasuk usia dan welas asih diri. Seiring bertambahnya usia, individu menghadapi kompleksitas kehidupan yang berbeda, sementara welas asih diri diyakini dapat membantu mengurangi risiko terjadinya burnout. Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris hubungan antara usia dan welas asih diri dengan burnout pada ibu bekerja. Sebanyak 111 ibu bekerja berpartisipasi dalam penelitian ini. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner daring dengan teknik convenience sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usia berkorelasi positif dengan welas asih diri serta berkorelasi negatif dengan beberapa dimensi burnout, yaitu exhaustion, mental distance, dan cognitive impairment. Selain itu, welas asih diri ditemukan berkorelasi negatif dengan beberapa aspek burnout, yakni exhaustion, mental distance, dan emotional impairment, yang menunjukkan perannya dalam menurunkan kecenderungan burnout pada ibu bekerja.
KEBERFUNGSIAN KELUARGA, HARGA DIRI DAN KEPUASAN HIDUP PADA IBU BEKERJA Nita S. Handayani; Tri Maryani
Jurnal Psikologi Vol. 18 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/psi.2025.v18i2.469

Abstract

Menjalankan peran sebagai pekerja sekaligus sebagai ibu dalam keluarga merupakan tanggung jawab yang kompleks. Ibu bekerja sering kali menghadapi berbagai tuntutan yang berasal dari lingkungan kerja maupun kehidupan rumah tangga, sehingga berpotensi menimbulkan tekanan dan memengaruhi tingkat kepuasan hidup yang mereka rasakan. Berbagai faktor diduga berperan dalam membentuk kepuasan hidup pada ibu bekerja, di antaranya keberfungsian keluarga dan harga diri. Penelitian ini dilakukan untuk menguji secara empiris pengaruh kedua variabel tersebut terhadap kepuasan hidup ibu bekerja. Penelitian melibatkan 114 ibu bekerja berusia 32–48 tahun yang berdomisili di Jakarta. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner secara daring dengan teknik convenience sampling. Hasil analisis menunjukkan bahwa keberfungsian keluarga dan harga diri secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kepuasan hidup ibu bekerja. Temuan lebih lanjut mengindikasikan bahwa kontribusi keberfungsian keluarga terhadap kepuasan hidup lebih besar dibandingkan kontribusi harga diri. Hasil ini menunjukkan bahwa kondisi keluarga yang harmonis, berfungsi secara optimal, serta memberikan dukungan emosional dan praktis memiliki peran yang sangat penting dalam membantu ibu bekerja mencapai tingkat kepuasan hidup yang lebih tinggi.