Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

METODOLOGI COOPERATIVE LEARNING DALAM PEMBELAJARAN SKI:STUDI PADA MADRASAH ALIYAH Hafid; Ahmad Syukkur
SIRAJUDDIN : Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam Vol 5 No 1 (2025): Sirajuddin Desember 2025
Publisher : P3M STAI MIFTAHUL ULUM LUMAJANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55120/sirajuddin.v5i1.2523

Abstract

Artikel ini bertujuan membahas secara mendalam penerapan metodologi Cooperative Learning dalam pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) di Madrasah Aliyah, serta bagaimana pendekatan tersebut berkontribusi terhadap pembentukan pengalaman belajar yang kolaboratif dan bermakna bagi siswa. Isu utama yang melatarbelakangi penelitian ini adalah masih dominannya metode konvensional yang berfokus pada hafalan fakta sejarah, sehingga menghambat pengembangan kemampuan berpikir kritis dan nilai-nilai sosial keislaman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan guru dan siswa, observasi kegiatan pembelajaran di tiga kelas Madrasah Aliyah, serta analisis dokumentasi terkait perangkat pembelajaran SKI. Hasil analisis data menunjukkan tiga tema utama: (1) kolaborasi spiritual, di mana siswa saling mendukung dan meneladani nilai-nilai Islam melalui kerja kelompok; (2) peningkatan keterlibatan aktif, yang memperlihatkan pergeseran dari pembelajaran pasif menuju partisipasi reflektif; dan (3) refleksi nilai historis dalam konteks modern, yang menunjukkan bahwa siswa mampu mengaitkan peristiwa sejarah Islam dengan kehidupan sosial saat ini. Temuan ini memperlihatkan bahwa Cooperative Learning bukan hanya strategi pedagogis, tetapi juga pembentukan karakter, nilai ukhuwah, dan kesadaran historis. Kesimpulannya, penerapan Cooperative Learning dalam pembelajaran SKI mampu mengintegrasikan dimensi kognitif, afektif, dan spiritual siswa, sekaligus memperkuat nilai-nilai kolaboratif dalam pendidikan Islam. Penelitian ini memberikan implikasi teoretis terhadap pengembangan model pembelajaran berbasis kolaborasi spiritual dan praktis bagi guru dalam merancang pembelajaran SKI yang lebih kontekstual, reflektif, dan berorientasi karakter
METODOLOGI COOPERATIVE LEARNING DALAM PEMBELAJARAN SKI:STUDI PADA MADRASAH ALIYAH Hafid; Ahmad Syukkur
SIRAJUDDIN : Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam Vol 5 No 1 (2025): Sirajuddin Desember 2025
Publisher : P3M STAI MIFTAHUL ULUM LUMAJANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55120/sirajuddin.v5i1.2523

Abstract

Artikel ini bertujuan membahas secara mendalam penerapan metodologi Cooperative Learning dalam pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) di Madrasah Aliyah, serta bagaimana pendekatan tersebut berkontribusi terhadap pembentukan pengalaman belajar yang kolaboratif dan bermakna bagi siswa. Isu utama yang melatarbelakangi penelitian ini adalah masih dominannya metode konvensional yang berfokus pada hafalan fakta sejarah, sehingga menghambat pengembangan kemampuan berpikir kritis dan nilai-nilai sosial keislaman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan guru dan siswa, observasi kegiatan pembelajaran di tiga kelas Madrasah Aliyah, serta analisis dokumentasi terkait perangkat pembelajaran SKI. Hasil analisis data menunjukkan tiga tema utama: (1) kolaborasi spiritual, di mana siswa saling mendukung dan meneladani nilai-nilai Islam melalui kerja kelompok; (2) peningkatan keterlibatan aktif, yang memperlihatkan pergeseran dari pembelajaran pasif menuju partisipasi reflektif; dan (3) refleksi nilai historis dalam konteks modern, yang menunjukkan bahwa siswa mampu mengaitkan peristiwa sejarah Islam dengan kehidupan sosial saat ini. Temuan ini memperlihatkan bahwa Cooperative Learning bukan hanya strategi pedagogis, tetapi juga pembentukan karakter, nilai ukhuwah, dan kesadaran historis. Kesimpulannya, penerapan Cooperative Learning dalam pembelajaran SKI mampu mengintegrasikan dimensi kognitif, afektif, dan spiritual siswa, sekaligus memperkuat nilai-nilai kolaboratif dalam pendidikan Islam. Penelitian ini memberikan implikasi teoretis terhadap pengembangan model pembelajaran berbasis kolaborasi spiritual dan praktis bagi guru dalam merancang pembelajaran SKI yang lebih kontekstual, reflektif, dan berorientasi karakter
INOVASI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM MELALUI PENDEKATAN DEEP LEARNING DALAM KURIKULUM BERBASIS CINTA (KBC) Ahmad Syukkur; Hafid; Zainal
Qolamuna : Jurnal Studi Islam Vol. 12 No. 01 (2026): Juli 2026
Publisher : STIS MIFTAHUL ULUM LUMAJANG PRESS (STISMU PRESS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55120/qolamuna.v12i01.2740

Abstract

This study aims to analyze innovations in Islamic Religious Education (IRE) through the Deep Learning approach within the Love-Based Curriculum (LBC) and their implications for improving the quality of learning and fostering students’ character development. The phenomenon under study focuses on the need for PAI learning that not only emphasizes cognitive aspects but also reinforces the values of compassion, empathy, and meaningful learning in the digital age. This study uses an approach.. The data were analyzed using data reduction techniques, data presentation, and interactive conclusion-drawing. The research results indicate that the implementation of the Deep Learning approach in KBC is carried out through reflective, collaborative, and digital technology-based learning that emphasizes a harmonious relationship between teachers and students. Other findings indicate that a conducive school environment, parental involvement, teachers’ professional competence, and a culture of care are factors. This study concludes that Deep Learning-based PAI learning innovations in KBC have positive implications for the development of humanistic and adaptive education in the era of globalization. Further research is recommended to examine the effectiveness of this model at various levels of education .Keywords: Innovations in Islamic Education, Deep Learning, and a Love-Based Curriculum