Vita Fitria Sari
Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Negeri Padang, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Mekanisme Corporate Governance Terhadap Kualitas Pelaporan Terintegrasi Patricia Nola; Vita Fitria Sari
Atestasi : Jurnal Ilmiah Akuntansi Vol. 9 No. 1 (2026): October - March
Publisher : Pusat Penerbitan dan Publikasi Ilmiah, FEB, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/atestasi.v9i1.2278

Abstract

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak mekanisme tata kelola korporasi terhadap kualitas pelaporan terintegrasi pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2020–2024, dengan fokus pada karakteristik dewan direksi, independensi tata kelola, dan struktur manajemen risiko. Desain Penelitian dan Metodologi: Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan dan laporan keberlanjutan. Sebanyak 51 perusahaan manufaktur dipilih melalui sampling purposif, dan data dianalisis menggunakan regresi data panel dengan perangkat lunak EViews versi 13. Variabel independen meliputi ukuran dewan direksi, keragaman gender di dewan direksi, independensi dewan komisaris, independensi komite audit, dan keberadaan komite manajemen risiko. Hasil dan Pembahasan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran dewan direksi dan keragaman gender tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kualitas pelaporan terintegrasi. Sebaliknya, kemandirian Dewan Komisaris dan keberadaan Komite Manajemen Risiko memiliki pengaruh positif dan signifikan. Menariknya, kemandirian komite audit menunjukkan pengaruh negatif dan signifikan, yang menyarankan bahwa kemandirian formal saja mungkin tidak menjamin pengawasan yang efektif dalam praktik pelaporan terintegrasi. Implikasi: Temuan ini menyoroti pentingnya memperkuat kerangka kerja pengawasan tata kelola independen dan manajemen risiko untuk meningkatkan kualitas pelaporan, sekaligus memberikan wawasan bagi pembuat kebijakan, regulator, dan perusahaan dalam meningkatkan praktik tata kelola korporat serta mendorong penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas tata kelola dan kualitas pelaporan.
Pengaruh Environmental, Social and Governance Disclosure Terhadap Kinerja Keuangan Mutia Oktawisap Putri; Vita Fitria Sari
Atestasi : Jurnal Ilmiah Akuntansi Vol. 9 No. 1 (2026): October - March
Publisher : Pusat Penerbitan dan Publikasi Ilmiah, FEB, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/atestasi.v9i1.2215

Abstract

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pengungkapan Environmental, Social, and Governance (ESG) terhadap kinerja keuangan perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (IDX). Penelitian ini mengevaluasi apakah pengungkapan ESG dapat meningkatkan kinerja keuangan korporasi, yang diukur melalui Return on Assets (ROA). Desain Penelitian dan Metodologi: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan kausal-asosiatif. Populasi penelitian terdiri dari semua perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (IDX) selama periode 2020–2024. Dengan menggunakan teknik sampling purposif, 25 perusahaan dipilih sebagai sampel penelitian. Data sekunder dikumpulkan dari laporan tahunan dan laporan keberlanjutan, dan pengungkapan ESG diukur berdasarkan standar Global Reporting Initiative (GRI). Kinerja keuangan diproksikan oleh ROA. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda, dengan ukuran perusahaan dan leverage dimasukkan sebagai variabel kontrol. Hasil dan Pembahasan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengungkapan lingkungan memiliki dampak positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan. Temuan ini menunjukkan bahwa perusahaan pertambangan yang memiliki transparansi yang lebih tinggi dan komitmen yang lebih kuat terhadap pengelolaan lingkungan cenderung mencapai kinerja keuangan yang lebih baik. Namun, pengungkapan ESG tidak secara konsisten mempengaruhi kinerja keuangan di semua aspek, menunjukkan adanya faktor kontekstual dalam sektor pertambangan. Implikasi: Studi ini memberikan implikasi praktis bagi manajemen korporat untuk meningkatkan kualitas pengungkapan ESG, khususnya aspek lingkungan, sebagai upaya strategis untuk meningkatkan kinerja keuangan dan kepercayaan investor. Secara akademis, penelitian ini berkontribusi pada pengembangan literatur ESG dalam konteks perusahaan pertambangan di pasar emerging, terutama Indonesia.