ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk interaksi sosial yang terjadi di Taman Kota Cantik Palangka Raya serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mendorong dan menghambat interaksi sosial di ruang publik tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Lokasi penelitian dilakukan di Taman Kota Cantik Palangka Raya selama 15 hari. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari pengunjung taman, komunitas masyarakat, pedagang di sekitar taman, serta pengelola taman yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Taman Kota Cantik memiliki peran penting sebagai ruang publik yang mendukung interaksi sosial masyarakat. Bentuk interaksi sosial yang terjadi meliputi interaksi antarindividu, interaksi individu dengan kelompok, serta interaksi antarkelompok masyarakat. Interaksi tersebut terlihat melalui aktivitas olahraga, rekreasi, kegiatan komunitas, aktivitas keluarga, serta komunikasi antara pengunjung dan pedagang di sekitar taman. Faktor-faktor yang mendorong interaksi sosial meliputi ketersediaan fasilitas taman, lingkungan yang nyaman dan terbuka, lokasi taman yang strategis, serta adanya aktivitas komunitas dan kegiatan bersama. Sementara itu, faktor-faktor yang menghambat interaksi sosial yaitu kurangnya kesadaran menjaga kebersihan, kondisi fasilitas yang mulai rusak, faktor cuaca, dan kurangnya penerangan pada malam hari.Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa Taman Kota Cantik Palangka Raya telah berfungsi cukup baik sebagai ruang publik dalam mendukung interaksi sosial masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan pengelolaan dan pemeliharaan taman yang berkelanjutan agar fungsi sosial taman dapat berjalan lebih optimal. ABSTRACT This study aims to describe the forms of social interaction occurring in Taman Kota Cantik Palangka Raya and to identify the factors that encourage and hinder social interaction in the public space. This research used a qualitative approach with a descriptive research type. The study was conducted at Taman Kota Cantik Palangka Raya for 15 days. Data collection techniques included observation, interviews, and documentation. The research subjects consisted of park visitors, community groups, vendors around the park area, and park managers selected using purposive sampling techniques.The results showed that Taman Kota Cantik plays an important role as a public space that supports community social interaction. The forms of social interaction found included interactions between individuals, interactions between individuals and groups, and interactions among community groups. These interactions occurred through sports activities, recreation, community activities, family activities, as well as communication between visitors and vendors around the park. Factors encouraging social interaction included the availability of park facilities, a comfortable and open environment, the park’s strategic location, and the presence of community activities and collective events. Meanwhile, factors inhibiting social interaction included a lack of public awareness in maintaining cleanliness, damaged facilities, weather conditions, and inadequate lighting at night. Based on the findings, it can be concluded that Taman Kota Cantik Palangka Raya has functioned quite well as a public space in supporting community social interaction. Therefore, sustainable management and maintenance of the park are needed so that its social function can operate more optimally.