Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Komunikasi Penanggulangan Bencana Banjir dan Pengaruhnya Terhadap Perilaku Tanggap Bencana Masyarakat Desa Tangguh Bencana di Kabupaten Pringsewu Naswa Rahmadita; Budhi Waskito; Hanindyalaila Pienrasmi
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 6 No. 3 (2026): EduTIK : Juni 2026
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67142/edutik.v6i3.430

Abstract

ABSTRAK Bencana banjir yang sering terjadi di Kabupaten Pringsewu menuntut tingkat kesiapsiagaan masyarakat yang tinggi, di mana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) berperan aktif melalui Program Desa Tangguh Bencana (Destana). Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh komunikasi penanggulangan bencana, yang mencakup komunikator (X1), isi pesan (X2), media (X3), dan karakteristik masyarakat (X4), terhadap perilaku tanggap bencana masyarakat (Y) yang dikaji melalui aspek kognitif, afektif, konatif, dan psikomotorik. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan penyebaran kuesioner berskala Likert kepada 63 responden yang dipilih melalui simple random sampling dari populasi anggota Destana di tiga desa (Kresnomulyo, Kresnomulyo Barat, dan Yogyakarta Selatan). Analisis data menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial hanya isi pesan (X2) dan karakteristik masyarakat (X4) yang berpengaruh signifikan terhadap perilaku tanggap bencana, sedangkan komunikator (X1) dan media (X3) tidak menunjukkan pengaruh signifikan. Secara simultan, keempat variabel memberikan kontribusi sebesar 65,1% terhadap variasi perilaku tanggap bencana (R²=0,651). Temuan ini menunjukkan bahwa keberhasilan komunikasi kebencanaan lebih ditentukan oleh kejelasan, relevansi, dan daya persuasif isi pesan serta karakteristik internal masyarakat. Implikasi praktis penelitian ini memberikan rekomendasi strategi komunikasi berbasis lokalitas dan kebutuhan masyarakat bagi BPBD Kabupaten Pringsewu. ABSTRACT Flood disasters that frequently occur in Pringsewu Regency demand a high level of community preparedness, with the Regional Disaster Management Agency (BPBD) playing an active role through the Disaster-Resilient Village Program (Destana). This study analyzes the influence of disaster communication, comprising communicator credibility (X1), message content (X2), media (X3), and community characteristics (X4), on community disaster response behavior (Y), assessed through cognitive, affective, conative, and psychomotor aspects. A quantitative approach was employed using Likert-scale questionnaires distributed to 63 respondents selected via simple random sampling from Destana members in three villages (Kresnomulyo, Kresnomulyo Barat, and Yogyakarta Selatan). Data were analyzed using multiple linear regression with SPSS 25. Results indicate that only message content (X2) and community characteristics (X4) have a significant partial influence on disaster response behavior, while communicator (X1) and media (X3) show no significant effect. Simultaneously, all four variables account for 65.1% of the variance in disaster response behavior (R²=0.651). These findings suggest that the effectiveness of disaster communication is primarily determined by the clarity, relevance, and persuasiveness of message content and the internal characteristics of the community. Practical implications include recommendations for locality-based and community-needs-oriented communication strategies for BPBD Pringsewu Regency.