Latar Belakang: Keterlibatan ibu dalam imunisasi DPT booster masih menjadi tantangan dalam upaya peningkatan cakupan imunisasi. Rendahnya pengetahuan ibu mengenai pentingnya imunisasi lanjutan menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi partisipasi tersebut. Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) imunisasi merupakan salah satu strategi yang dapat meningkatkan pengetahuan dan keterlibatan ibu dalam program imunisasi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh KIE imunisasi terhadap peningkatan pengetahuan dan keterlibatan ibu dalam imunisasi DPT booster di Desa Rowotengah. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan pre-experimental one group pretest-posttest design. Sampel penelitian berjumlah 120 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitas, kemudian dianalisis menggunakan uji Paired Sample t-test dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan kurang sebanyak 56 orang (46,7%), dan keterlibatan imunisasi rendah sebanyak 84 orang (70,0%). Setelah diberikan KIE imunisasi, terjadi peningkatan pengetahuan kategori baik menjadi 80 orang (66,7%), serta peningkatan keterlibatan menjadi 96 orang (80,0%). Hasil uji statistik menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05) yang berarti terdapat pengaruh signifikan KIE imunisasi terhadap peningkatan pengetahuan dan keterlibatan ibu. Kesimpulan: KIE imunisasi efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterlibatan ibu dalam imunisasi DPT booster. Intervensi ini dapat menjadi strategi yang tepat dalam meningkatkan cakupan imunisasi di masyarakat.