Inggit Prastiawan
Prodi Pendidikan Tari, Universitas Negeri Medan Jalan Willem Iskandar Psr.V-Kotak Pos No.1589-Medan 20211

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemanfaatan Augmented Reality (AR) sebagai Media Penataan Artistik dalam Meningkatkan Daya Tarik Wisata Pantai Merdeka Serdang Bedagai Sumatera Utara Inggit Prastiawan; Frisdo Ekardo; Irwansyah Irwansyah; Rendina Pradipta
Batoboh Vol 11, No 1 (2026): BATOBOH: JURNAL PENGABDIAN PADA MASYARAKAT
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/bt.v11i1.30901

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat strategi pengembangan pariwisata desa melalui pemanfaatan teknologi Augmented Reality (AR) berbasis budaya Melayu di kawasan wisata pantai Kabupaten Serdang Bedagai. Program dilaksanakan bersama komunitas pemuda Telangkai melalui pengembangan infrastruktur pariwisata digital berupa video visual 3D yang menampilkan ekspresi artistik Melayu sebagai identitas budaya lokal. Pemanfaatan teknologi AR menjadi strategi inovatif dalam mendukung pembangunan desa wisata yang adaptif terhadap transformasi digital dan berorientasi pada pariwisata berkelanjutan. Kegiatan ini didukung teori sustainable tourism dan new media theory yang menekankan pelestarian budaya serta pemanfaatan media digital interaktif dalam meningkatkan pengalaman wisatawan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui observasi, pemetaan potensi budaya, perancangan visual artistik, produksi konten AR, dan implementasi media digital. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara, dokumentasi visual, dan studi literatur. Program ini diharapkan mampu memperkuat citra desa wisata kreatif berbasis budaya dan teknologi.
TRANSFORMASI IDENTITAS ANAK MELALUI PEMBELAJARAN SENI PERTUNJUKAN BERBASIS MASYARAKAT: PENGALAMAN ARTISTIK KOMUNITAS RUMAH KREATIF TAMBAK BAYAN DALAM MENCIPTAKAN ESETIKA SENI PERTUNJUKAN Inggit Prastiawan; Frisdo Ekardo; Rendina Pradipta
Batoboh Vol 10, No 2 (2025): BATOBOH: JURNAL PENGABDIAN PADA MASYARAKAT
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/bt.v10i2.5787

Abstract

Komunitas berfungsi sebagai lingkungan belajar non-formal yang signifikan. Komunitas Rumah Kreatif Tambak Bayan (RKTB) adalah inisiatif yang mengimplementasikan pendidikan seni pertunjukan berbasis masyarakat, menawarkan pengalaman belajar unik. RKTB membimbing anak-anak mengubah material non-artistik (misalnya serbuk kayu, barang bekas) menjadi karya artistik, menstimulasi imajinasi, inovasi, dan apresiasi estetika. Pendekatan ini tidak hanya mengembangkan kemampuan artistik, tetapi juga mendorong adaptasi lingkungan dan pemecahan masalah. Secara intrinsik, proses ini berkontribusi pada pembentukan identitas berbudaya anak, menumbuhkan penghargaan terhadap warisan lokal, pemahaman nilai estetika, dan ekspresi diri autentik.Penelitian ini bertujuan mengkaji transformasi identitas berbudaya anak melalui pembelajaran seni pertunjukan berbasis masyarakat di RKTB. Menggunakan pendekatan etnografi, yang didefinisikan oleh Gumperz (dalam Hammersley & Atkinson, 1983) sebagai kajian interaksi sosial mendetail dan oleh Lutz sebagai analisis holistik masyarakat, penelitian ini berfokus pada kontribusi pengalaman artistik unik terhadap pembentukan identitas berbudaya dan adaptif pada anak untuk menciptakan esetika seni.