Ahmad Syukron Prasaja
Universitas Islam Negeri Sultan Thaha Syaifuddin Jambi

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi Dan Modal Manusia Terhadap Tingkat Pengangguran Di Provinsi Jambi Lara Aprinda; Novi Mubyarto; Ahmad Syukron Prasaja
CITACONOMIA : Economic and Business Studies Vol. 5 No. 02 (2026): April - Juni
Publisher : CITACONOMIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63922/citaconomia.v5i02.4802

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pertumbuhan ekonomi dan modal manusia terhadap tingkat pengangguran di Provinsi Jambi. Tingkat pengangguran merupakan salah satu permasalahan ekonomi yang dapat menghambat pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Pertumbuhan ekonomi yang tinggi diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja, sedangkan peningkatan kualitas modal manusia melalui pendidikan dan keterampilan dapat meningkatkan daya saing tenaga kerja di pasar kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari publikasi resmi Badan Pusat Statistik dan sumber terkait lainnya. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linier data panel untuk menguji pengaruh pertumbuhan ekonomi dan modal manusia terhadap tingkat pengangguran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi dan modal manusia berpengaruh terhadap tingkat pengangguran di Provinsi Jambi. Hal ini mengindikasikan bahwa peningkatan pertumbuhan ekonomi dan kualitas sumber daya manusia mampu menurunkan tingkat pengangguran melalui penciptaan kesempatan kerja dan peningkatan kompetensi tenaga kerja. Secara simultan, kedua variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap tingkat pengangguran. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa pemerintah daerah perlu terus mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif serta meningkatkan investasi pada sektor pendidikan dan pelatihan kerja guna menciptakan tenaga kerja yang kompeten dan mampu bersaing di pasar kerja. Dengan demikian, tingkat pengangguran dapat ditekan dan kesejahteraan masyarakat dapat meningkat secara berkelanjutan.