Pengelolaan BUMDes di Kabupaten Pati masih bertumpu pada pencatatan manual dan pengarsipan fisik yang tidak terstandar, sehingga menghambat monitoring unit usaha, menyebabkan ketidakseragaman data antardesa, dan membatasi keterbukaan informasi kepada masyarakat. Kegiatan ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan sistem informasi BUMDes terintegrasi berbasis web di lingkungan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Pati. Subjek kegiatan melibatkan tiga kelompok pengguna, yaitu Admin DPMD, Admin BUMDes, dan Kepala BUMDes dari desa-desa percontohan di Kabupaten Pati. Pengembangan sistem menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang mencakup tujuh tahapan, meliputi koordinasi awal, identifikasi kebutuhan, perancangan, implementasi, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Secara teknis, sistem dibangun menggunakan framework Laravel, basis data MySQL, dan antarmuka Bootstrap yang responsif, dilengkapi mekanisme role-based access control (RBAC). Sistem mencakup delapan modul fungsional, yakni dasbor monitoring, profil BUMDes, pendataan unit usaha, katalog produk dan layanan, modul MONEV, pelaporan digital otomatis, berita kegiatan, dan manajemen pengguna. Hasil evaluasi menunjukkan seluruh peserta mampu mengoperasikan sistem secara mandiri setelah dua hari pelatihan dan dua minggu pendampingan. Analisis dampak membuktikan sistem berhasil mempercepat penyusunan laporan, menyeragamkan format data antardesa, dan membuka akses informasi BUMDes secara daring, sehingga berkontribusi nyata pada efisiensi administrasi dan transparansi tata kelola BUMDes di Kabupaten Pati. Ke depannya, disarankan agar cakupan desa diperluas, fitur analitik berbasis kinerja ditambahkan, dan pelatihan dirancang lebih berjenjang demi keberlanjutan adopsi sistem.