Shakira Az Zahra
universitas lampung

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Maksim Percakapan pada Anak Usia 12 Tahun terhadap Tuturan dalam Lingkungan Keluarga Shakira Az Zahra
Journal Educational of Indonesia Language Vol 7, No 1 (2026): JEIL: Jurnal Educational of Indonesian language publishes
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/jeil.v7i1.5367

Abstract

ABSTRAK Berbicara mengenai studi pragmatik, khususnya maksim percakapan, bukan hanya sekadar mengenai tuturan, tetapi juga struktur dan tata aturan dalam berkomunikasi. Terbentuknya bangunan percakapan dan struktur analisis tuturan tentunya tidak terlepas dari keterkaitan atau hubungan antara bahasa dengan kenyataan interaksi sehari-hari. Kenyataan atau realitas interaksi dalam keluarga dipahami sebagai seperangkat konstruksi sosial yang dibentuk melalui tindak tutur dan prinsip kerja sama. ?Analisis maksim percakapan pada anak usia 12 tahun yang dimaksud dalam penulisan ini, akan memberikan pemahaman mendasar bahwa tuturan anak tidak dipahami semata-mata sebagai objek studi bahasa saja, akan tetapi memaknai tuturan sebagai praktik sosial yang bertujuan. Tuturan anak tidak serta merta hadir begitu saja, melainkan hadir dengan tujuan dan maksud tertentu yang ingin disampaikan kepada mitra tuturnya, yakni orang tua maupun saudara kandungnya. ?Dalam melakukan analisis maksim percakapan, tidak cukup hanya menganalisis unsur kebahasaannya, akan tetapi juga harus memperhitungkan konteks yang membangun tuturan tersebut. Melalui kajian pragmatik ini, peneliti tidak hanya menganalisis bahasa dalam arti studi linguistik atau aspek kebahasaan semata, melainkan bahasa tersebut dianalisis dengan menghubungkannya pada konteks. Konteks di sini bermaksud bahwa bahasa beserta pematuhan maupun pelanggaran maksimnya (kuantitas, kualitas, relevansi, dan pelaksanaan) tersebut dipakai oleh anak untuk tujuan dan praktik komunikasi tertentu di dalam lingkungan keluarga.
PERAN KONTEKS SOSIAL DIGITAL TERHADAP PEMROSESAN BAHASA M: KAJIAN PSIKOLINGUISTIK Shakira Az Zahra
Journal Educational of Indonesia Language Vol 6, No 2 (2025): JEIL: Jurnal Educational of Indonesian language publishes
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/jeil.v6i2.4243

Abstract

ABSTRAKAbstrak Bahasa M merupakan fenomena linguistik digital yang berkembang di TikTok Indonesia melalui pola penambahan fonem /m/ pada setiap vokal sehingga menghasilkan bentuk ujaran yang menyimpang dari kaidah kebahasaan secara sintaksis dan fonologis. Meskipun bentuk-bentuk tersebut secara fonologis dan sintaktis menyimpang dari bahasa baku, penutur Gen Z mampu memproses dan memahami maknanya dengan cepat. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana konteks sosial digital berperan dalam mempermudah pemrosesan mental Bahasa M. Metode yang digunakan adalah deskriptif-psikolinguistik, dengan data berupa tuturan Bahasa M dari akun TikTok @ojildanhanoy. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konteks digital membantu terjadinya top-down processing, memperkuat akses leksikal, dan mempermudah decoding fonologis sehingga bahasa M tetap dapat dipahami. Penelitian ini membuktikan bahwa pemrosesan Bahasa M didukung oleh mekanisme kognitif yang fleksibel dan bergantung kuat pada lingkungan digital.