Muhammad Bayu Irfan Pratama
UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kendalikan Gaya Hidup: Literasi Keuangan Untuk Pengguna Pay Later Casmini; Muhammad Bayu Irfan Pratama
Aplikasia: Jurnal Aplikasi Ilmu-ilmu Agama Vol. 26 No. 1 (2026)
Publisher : UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/rzyzfh29

Abstract

Abstract - Recent activities in Batuan Village, Bali, highlight the importance of financial literacy in managing consumer behavior, particularly regarding "Pay Later" services. An outreach initiative engaged 25 participants, including village leaders, to improve understanding of personal finance and the risks associated with excessive debt. The findings indicated a significant lack of awareness among users about the financial implications of "Pay Later" options, which could jeopardize their financial stability. To combat this issue, financial literacy education was identified as a crucial strategy. This education provides clear information on debt management and utilizes educational technology to enhance understanding. The goal is to reframe financial literacy as a vital tool for guiding consumer behavior in an era dominated by "Pay Later" services. By empowering individuals to make informed decisions, the initiative aims to contribute to sustainable economic growth. Furthermore, the discussion includes the risks and benefits of "Buy Now, Pay Later" services, emphasizing that financial literacy is essential for responsible usage. Users must be aware of potential pitfalls related to uncontrolled spending and accumulating debt, reinforcing the need for comprehensive financial education to mitigate these challenges effectively.   Keyword: Financial Literacy, Consumer Behavior, Pay Later Services, Debt Management, Financial Education.   Abstrak - Kegiatan ini menyampaikan pentingnya literasi keuangan sebagai strategi untuk mengendalikan perilaku konsumtif di kalangan pengguna layanan "Pay Later". Dalam konteks perkembangan teknologi keuangan, penggunaan layanan "Pay Later" semakin populer, tetapi seringkali diiringi oleh risiko perilaku konsumtif yang tidak terkendali. Penyuluhan literasi keuangan ini sebagai bagian dari desiminasi hasil penelitian dalam upaya memberikan pemahaman yang lebih baik tentang konsep keuangan pribadi, pembentukan kebiasaan pengelolaan keuangan yang baik, dan pemahaman mendalam tentang perilaku konsumtif serta konsekuensi berhutang yang tidak terkendali dalam penggunaan pay later. Metode kegiatan dilakukan dengan penyuluhan kepada 25 orang yang terdiri kepala desa dan perangkat desa dan tokoh masyarakat di Desa Batuan Bali. Ke 25 peserta diharapkan akan meneruskan mensosialisasikan kepada masyarakat di wilayahnya. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar pengguna kurang memahami implikasi keuangan dari layanan, sehingga berpotensi merugikan stabilitas keuangan pribadi. Penyuluhan literasi keuangan menawarkan solusi dengan menyediakan informasi yang mudah dipahami, strategi pengelolaan utang, dan peran teknologi edukatif. Harapannya, pengetahuan yang diperoleh menjadi pandangan baru terkait penyuluhan literasi keuangan sebagai instrumen efektif dalam mengendalikan perilaku konsumtif di era layanan "Pay Later". Pengetahuan tersebut dapat membantu pengguna mengambil keputusan konsumtif yang lebih bijaksana, menjaga stabilitas keuangan pribadi, dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.   Kata kunci: Aplikasi, Agama, Jurnal Aplikasia, Petunjuk Penulisan, Template Artikel.