Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Pendidikan Karakter terhadap Motivasi Belajar dan Interaksi Sosial siswa Sekolah Dasar di Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain ex post facto, data dikumpulkan dari 108 siswa pada lima Sekolah Dasar yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen berupa angket dikembangkan untuk mengukur tiga variabel utama: Pendidikan Karakter, Motivasi Belajar, dan Interaksi Sosial. Analisis data dilakukan dengan regresi linear sederhana dan berganda. Hasil menunjukkan bahwa Pendidikan Karakter berpengaruh signifikan terhadap Motivasi Belajar dengan nilai R = 0,562 dan R² = 0,316, serta terhadap Interaksi Sosial dengan R = 0,493 dan R² = 0,243. Regresi linear berganda mengindikasikan bahwa Motivasi Belajar dan Interaksi Sosial secara bersama-sama mempengaruhi Pendidikan Karakter dengan R = 0,606 dan R² = 0,367. Temuan ini menyiratkan bahwa Pendidikan Karakter merupakan determinan penting dalam meningkatkan motivasi akademik dan kualitas hubungan sosial siswa. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah pentingnya penguatan pendidikan karakter melalui integrasi nilai-nilai moral ke dalam kurikulum dan kultur sekolah secara berkelanjutan, khususnya di wilayah rural. Penelitian ini juga menawarkan model prediktif berbasis regresi sebagai dasar bagi perumusan kebijakan pendidikan karakter berbasis bukti di tingkat lokal. This study aims to analyze the influence of Character Education on Learning Motivation and Social Interaction among elementary school students in Bontoa District, Maros Regency. Employing a quantitative approach with an ex post facto design, data were collected from 108 students across five purposively selected elementary schools. A structured questionnaire was used to measure three core variables: Character Education, Learning Motivation, and Social Interaction. Data analysis involved both simple and multiple linear regression. The results revealed that Character Education significantly affects Learning Motivation (R = 0.562, R² = 0.316) and Social Interaction (R = 0.493, R² = 0.243). Multiple regression analysis indicated that Learning Motivation and Social Interaction jointly influence Character Education with R = 0.606 and R² = 0.367. These findings suggest that Character Education is a key determinant in enhancing students' academic motivation and social quality. The practical implication is the necessity of strengthening character education through sustained integration of moral values into both the curriculum and school culture, especially in rural areas. This research also proposes a regression-based predictive model as a foundation for evidence-based policymaking in local character education initiatives.