Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan spelling bahasa Inggris pada murid TK Asy-Syuhada, Kec. Tapian Dolok, Kab. Simalungun. Permasalahan yang melatar belakangi kegiatan ini adalah rendahnya kemampuan murid dalam mengenal huruf alfabet, di mana sekitar 70% dari 37 murid belum mengenal seluruh huruf alfabet dengan baik dan kesulitan menghubungkan bunyi huruf (phonics) dengan bentuk tulisannya, sementara metode pengajaran sebelumnya dirasa kurang menarik bagi anak usia dini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan sumber data primer berupa 37 murid TK Asy-Syuhada, serta sumber data sekunder dari guru kelas dan dokumentasi kegiatan. Instrumen yang digunakan meliputi panduan observasi dan catatan lapangan. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif dan dokumentasi foto, sementara analisis data menggunakan metode analisis tematik mengacu pada tahapan Braun dan Clarke (2006). Kegiatan dilaksanakan melalui tiga fase yaitu persiapan, penerapan, dan evaluasi, dengan pendekatan bermain sambil belajar (play-based learning) berupa nyanyian alfabet bersama, demonstrasi langsung di papan tulis, serta sesi tanya jawab interaktif dalam formasi duduk melingkar (circle time). Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sekitar 78% dari 37 murid mengalami peningkatan kemampuan mengenal dan mengeja huruf alfabet, sementara seluruh murid tanpa terkecuali menunjukkan peningkatan antusiasme dan motivasi belajar dibandingkan kondisi awal. Dapat disimpulkan bahwa metode kualitatif deskriptif yang dipadukan dengan pendekatan demonstrasi visual dan circle time efektif dan signifikan dalam meningkatkan kemampuan spelling murid usia dini.