Haikal Fahriazi Bahrudin
Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGUATAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PROGRAM KULIAH KERJA NYATA BERBASIS LINGKUNGAN DI DESA BUNI BAKTI Ossy Avit Ticikal; Maidani Maidani; Muhammad Fathir Al Hudaya; Murni Nur Aulia; Syalvina Nurhaura Putri Sugiarto; Ervan Alifian Supriyanto; Andarista Putri Pertiwi; Anisa Rifa Maharani; Mochammad Rizky Ananda; Sarah Ayu Putri Sharifah; Yuriko Achmadja; Haikal Fahriazi Bahrudin; Bintang Afrina Putri; Adryan Putra Alamsyah
LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2026): LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Panca Marga Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang bertujuan memberdayakan masyarakat melalui pendekatan partisipatif. Artikel ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan serta menganalisis hasil program pemberdayaan masyarakat berbasis lingkungan yang dilaksanakan di Desa Buni Bakti, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui tahapan identifikasi kebutuhan masyarakat, perencanaan program, pelaksanaan kegiatan, dan evaluasi secara deskriptif kualitatif. Program yang dilaksanakan meliputi pelatihan pembuatan sabun cuci piring sebagai upaya pemberdayaan ekonomi rumah tangga, pelatihan pembuatan kompos berbasis limbah organik, kerja bakti lingkungan, serta pemasangan plang batas wilayah RT. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh program berhasil dilaksanakan sesuai dengan rencana dan menghasilkan luaran berupa peningkatan keterampilan masyarakat dalam pembuatan sabun cuci piring, meningkatnya pemahaman mengenai pengelolaan sampah organik melalui komposter sederhana, tersedianya plang batas wilayah sebagai identitas lingkungan, serta meningkatnya kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan melalui kegiatan gotong royong. Meskipun tingkat partisipasi masyarakat pada beberapa kegiatan masih perlu ditingkatkan, pendekatan partisipatif yang diterapkan mampu memperkuat kapasitas masyarakat pada aspek ekonomi, lingkungan, dan sosial. Keberlanjutan program memerlukan sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat melalui kegiatan pendampingan dan evaluasi secara berkelanjutan.