Azilni Mai Muna Waroh
Universitas Lancang Kuning, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Nilai Tunjuk Ajar Melayu Riau Dalam Pendidikan Karakter Anak Usia Dini di TK Baiturahman Pekanbaru Suharni Suharni; Azilni Mai Muna Waroh; Aisyah Frisca Utami; Cahya Khoirun Nikmah; Debby Muslihatun
Jurnal Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 2 No. 2 (2026): Juli
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/jspaud.v2i2.1915

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis proses internalisasi nilai-nilai yang terkandung dalam Tunjuk Ajar Melayu Riau dalam pembentukan karakter anak usia dini di TK Baiturahman. Tunjuk Ajar Melayu merupakan warisan kearifan lokal yang memuat ajaran moral, etika, dan norma sosial masyarakat Melayu Riau yang di dalamnya terkandung nilai-nilai keislaman, kebudayaan, dan tata krama kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi dan wawancara terhadap proses pembelajaran, interaksi guru dengan anak, serta penerapan nilai budaya Melayu dalam kegiatan harian di TK Baiturahman.vHasil penelitian menunjukkan bahwa proses internalisasi nilai-nilai seperti kesopanan, kejujuran, tanggung jawab, kasih sayang, dan cinta damai dilakukan melalui pembiasaan, keteladanan guru, penggunaan cerita rakyat, serta aktivitas bermain yang bernuansa budaya lokal. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa nilai-nilai tersebut hadir dalam interaksi sehari-hari dan menjadi bagian dari pengalaman belajar anak. Penelitian ini juga mengonfirmasi temuan sebelumnya bahwa nilai cinta damai merupakan salah satu nilai dominan dalam Tunjuk Ajar Melayu karya Tenas Effendy, sekaligus memperkuat gagasan bahwa pendekatan pengasuhan dan pendidikan berbasis budaya lokal dapat mendukung pengembangan karakter anak usia dini.Penelitian ini memberikan kontribusi pada pengembangan model pendidikan karakter berbasis kearifan lokal Melayu Riau yang dapat menjadi alternatif bagi lembaga PAUD lain, sekaligus sebagai upaya pelestarian budaya lokal di tengah arus globalisasi.