Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS KANDUNGAN PROTEIN, ZAT GIZI DAN DAYA TERIMA PRODUK GREENFANTA TOFU Akram Amrin; Hikmawati Mas’ud; Manjilala
Jurnal Informatika Medis (J-INFORMED) Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Informatika Medis (J-INFORMED)
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/im.v4i1.4400

Abstract

Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada ibu hamil masih menjadi masalah gizi yang dapat meningkatkan risiko anemia, bayi berat lahir rendah, dan gangguan pertumbuhan janin. GreenFanta Tofu merupakan inovasi pangan berbasis tahu dengan penambahan daun kelor yang berpotensi menjadi sumber protein dan zat besi untuk membantu memenuhi kebutuhan gizi ibu hamil. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kandungan protein, zat besi, dan daya terima produk GreenFanta Tofu. Penelitian menggunakan desain pra-eksperimental One Shot Case Study dengan tiga formulasi penambahan daun kelor, yaitu F1 (8%), F2 (10%), dan F3 (12%). Uji daya terima dilakukan pada 30 panelis semi terlatih menggunakan uji hedonik terhadap warna, aroma, rasa, dan tekstur. Data dianalisis menggunakan uji Kruskal-Wallis dan dilanjutkan uji Mann-Whitney. Formulasi terbaik dianalisis kandungan protein dan zat besinya di laboratorium. Hasil uji hedonik menunjukkan terdapat perbedaan signifikan pada aspek warna (p=0,000) dan rasa (p=0,000), sedangkan aroma (p=0,219) dan tekstur (p=0,095) tidak berbeda signifikan antar formulasi. Formulasi F2 merupakan formulasi terbaik dengan skor total daya terima tertinggi (520). Analisis laboratorium menunjukkan bahwa GreenFanta Tofu formulasi F2 mengandung protein sebesar 10,21 g/100 g dan zat besi sebesar 35,18 µg/g. GreenFanta Tofu dengan penambahan daun kelor 10% merupakan formulasi yang paling disukai panelis dan memiliki kandungan protein serta zat besi yang baik. Produk ini berpotensi dikembangkan sebagai alternatif makanan tambahan berbasis pangan lokal untuk membantu memenuhi kebutuhan protein dan zat besi pada ibu hamil berisiko KEK.