Amelia Pebrianti Saragih
State University of Medan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Cooperative Learning dalam Mengembangkan Keterampilan Variasi Mengajar Mahasiswa PGSD pada Praktik Microteaching Amelia Pebrianti Saragih; Opigisanni Pritania Br Purba; Romastha Simanjorang; Sere Laurent br Pasaribu; Nurmayani Nurmayani
Jurnal Merah Putih Sekolah Dasar Vol. 3 No. 5 (2026): MAY 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/4eatwy16

Abstract

Penelitian ini mengkaji secara mendalam pelaksanaan keterampilan variasi mengajar berbasis metode cooperative learning dalam kegiatan praktik microteaching mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Negeri Medan. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif, tujuh mahasiswa semester enam yang telah menyelesaikan praktik microteaching dipilih melalui teknik purposive sampling sebagai subjek penelitian. Instrumen yang digunakan berupa formulir refleksi diri yang disebarkan melalui Google Form pada tanggal 1 April 2026. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa: (1) tingkat efektivitas variasi mengajar mahasiswa secara keseluruhan berada pada rentang kategori sedang hingga tinggi dengan nilai rata-rata 4,86 dari skala 10, dimana 57,14% mahasiswa memperoleh skor pada kategori efektif dan sangat efektif ; (2) penerapan aspek-aspek cooperative learning yang mencakup kejelasan pembagian kelompok, pemberian tugas diskusi, pengawasan kelompok, serta penilaian individu dan kelompok, secara umum dinilai Baik oleh seluruh responden; (3) tingkat keaktifan siswa yang dihasilkan dari penerapan metode ini memperoleh rata-rata skor 3,43 dari skala 5 sehingga masuk dalam aktegori aktif dengan 42,86% siswa menunjukkan respons sangat antusias; serta (4) pengelolaan waktu pembelajaran dan penguasaan kelas menjadi hambatan dominan yang dialami mahasiswa, masing-masing dilaporkan oleh 71,4% dan 57,1% responden. Penelitian ini menyimpulkan bahwa cooperative learning terbukti efektif dalam mendorong partisipasi aktif siswa selama kegiatan microteaching, namun mahasiswa masih memerlukan pembinaan lanjutan dalam aspek manajemen kelas, penggunaan media pembelajaran yang inovatif, serta pendalaman penguasaan materi ajar. Kata Kunci: Variasi Mengajar, Cooperative Learning, Microteaching, PGSD, Universitas Negeri Medan
Pembelajaran Berdiferensiasi dan Keaktifan Belajar Siswa Sekolah Dasar: Kajian Literatur Alyssha Kathleen Yucarry Yucarry; Amelia Pebrianti Saragih; Erna Tamauli Sihaloho; Opigisanni Pritania Purba; Agum Budianto
Jurnal Merah Putih Sekolah Dasar Vol. 3 No. 6 (2026): JULY 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jmpsd.v3i6.72800

Abstract

Differentiated instruction has emerged as a fundamental pillar in the implementation of the Merdeka Curriculum in Indonesia, particularly in primary education, where student diversity is most pronounced. This research explores the systematic application of differentiated classroom management to enhance student learning activeness, addressing the limitations of traditional, uniform pedagogical approaches. Using a qualitative synthesis and classroom action research methodology across various Indonesian contexts, the study examines the integration of content, process, and product differentiation. Key findings demonstrate that tailoring instruction to students' readiness, interests, and learning profiles—such as visual, auditory, and kinesthetic—significantly boosts both physical and mental engagement. In mathematics and science, the use of visual metaphors and local wisdom (e.g., Sidoarjo batik motifs) proved effective in managing cognitive load, reducing extraneous mental effort by up to 73.5% while fostering a germane load for deeper conceptual mastery. Statistical results from multiple cycles indicate a substantial rise in participation rates, with some cases showing an increase from 35% to 84% in student activeness. The study concludes that the teacher's role as a creative manager, motivator, and facilitator is the primary driver of success, necessitating shift in classroom management paradigms to create an inclusive, responsive, and dynamic learning environment.