Eryk Hoyer Larsen
STIT HASIBA Barus

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Canva Dan Wordwall Untuk Guru MTsS Islamiyah YPI Batang Kuis Leli Hasanah Lubis; Eryk Hoyer Larsen; Irhamuddin; Mariani Siregar; Yuslinda
Center of Knowledge : Jurnal Pendidikan Dan Pengabdian Masyarakat Volume 6 Nomor 1 Februari 2026 | IN PRESS
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/cok.v6i1.3608

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru MTsS Islamiyah YPI Batang Kuis dalam membuat media pembelajaran interaktif berbasis Canva dan Wordwall. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan guru dalam menghadirkan media pembelajaran yang lebih menarik, visual, interaktif, dan sesuai dengan perkembangan teknologi pendidikan. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui beberapa tahap, yaitu koordinasi dengan pihak madrasah, identifikasi kebutuhan guru, penyampaian materi, praktik pembuatan media pembelajaran berbasis Canva, praktik pembuatan aktivitas interaktif menggunakan Wordwall, serta evaluasi dan refleksi hasil pelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa guru mampu memahami fungsi Canva dan Wordwall sebagai media pendukung pembelajaran serta mampu menghasilkan produk media pembelajaran digital sesuai dengan mata pelajaran yang diampu. Pelatihan ini juga meningkatkan kepercayaan diri guru dalam menggunakan teknologi pembelajaran dan mendorong guru untuk mengembangkan proses pembelajaran yang lebih kreatif, aktif, dan menyenangkan. Meskipun masih terdapat kendala seperti perbedaan kemampuan awal guru, keterbatasan waktu, dan kebutuhan pendampingan lanjutan, kegiatan ini memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kompetensi digital guru madrasah. Dengan demikian, pelatihan pembuatan media pembelajaran interaktif berbasis Canva dan Wordwall dapat menjadi salah satu strategi efektif dalam mendukung inovasi pembelajaran di MTsS Islamiyah YPI Batang Kuis.
Efektivitas Pembelajaran Biologi dengan Pendekatan One Health Education untuk Meningkatkan Kesadaran Kesehatan Siswa Eryk Hoyer Larsen; Gigin Ginanjar; Gilang Kurniawan
Education Achievement: Journal of Science and Research Volume 7 Issue 1 March 2026
Publisher : Pusdikra-Publishing.com

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jsr.v7i001.3609

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pembelajaran Biologi dengan pendekatan One Health Education dalam meningkatkan kesadaran kesehatan siswa. Pendekatan One Health Education digunakan karena mampu mengintegrasikan pemahaman mengenai kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan sebagai satu kesatuan yang saling berhubungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi-experimental research) dan desain pretest-posttest control group design. Sampel penelitian terdiri atas kelas eksperimen yang memperoleh pembelajaran Biologi berbasis One Health Education dan kelas kontrol yang memperoleh pembelajaran Biologi secara konvensional. Instrumen penelitian berupa angket kesadaran kesehatan siswa yang mencakup indikator pengetahuan kesehatan, kepedulian terhadap kesehatan diri, kepedulian terhadap lingkungan, pemahaman hubungan manusia-hewan-lingkungan, serta kecenderungan berperilaku sehat. Data dianalisis melalui statistik deskriptif, uji prasyarat, uji perbedaan, dan perhitungan peningkatan hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa pada kelas eksperimen mengalami peningkatan kesadaran kesehatan yang lebih tinggi dibandingkan siswa pada kelas kontrol. Pembelajaran Biologi dengan pendekatan One Health Education terbukti mampu membantu siswa memahami isu kesehatan secara lebih kontekstual, sistemik, dan relevan dengan kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, pendekatan One Health Education efektif digunakan dalam pembelajaran Biologi untuk meningkatkan kesadaran kesehatan siswa.