p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Daktilitas
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERENCANAAN ULANG STRUKTUR BETON PADA BANGUNAN GYM MAJAPAHIT 7 LANTAI KOTA BANDUNG Aditya Purnama; Ikmal syukronni'am; Daffa Danendra Aryasatya
JURNAL DAKTILITAS Vol. 6 No. 1 (2026): JUNI 2026
Publisher : PROGRAM STUDI TEKNIK SIPIL FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS TULUNGAGUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36563/j7z8zf56

Abstract

Penelitian ini menghitung pembebanan mati (DL), hidup (LL), dan khusus (RL) pada pelat lantai atap serta lantai 2-7 menggunakan metode amplop dan analisis statika Midas Gen 2019 untuk menentukan reaksi maksimum pada balok anak, memanjang, dan melintang. Perencanaan penulangan dilakukan berdasarkan mutu beton fc' 35 MPa dan baja fy 350 MPa, menghasilkan dimensi seperti balok anak 30x40 cm, balok memanjang 40x55 cm (lantai atap) dan 45x75 cm (lantai 2-7), balok melintang 35x45 cm (lantai atap) dan 40x60 cm (lantai 2-7), serta kolom 80x80 cm dengan tulangan 6D22
ANALISIS KERUSAKAN JALAN TERHADAP TINGKAT KECELAKAAN LALU LINTAS DI AREA RAWAN KECELAKAAN Daffa Danendra Aryasatya; Ikmal Syukronni'am; Aditya Purnama
JURNAL DAKTILITAS Vol. 5 No. 2 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : PROGRAM STUDI TEKNIK SIPIL FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS TULUNGAGUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36563/h4v9se14

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi dampak kerusakan jalan terhadap ketidaknyamanan, risiko kecelakaan, dan kerugian ekonomi yang dialami oleh pengguna jalan serta masyarakat sekitar. Data yang menjadi dasar analisis mencakup berbagai jenis kerusakan seperti retak kulit buaya, retak memanjang, retak sambungan, perbedaan ketinggian antara badan jalan dan bahu jalan, tambalan, dan lubang. Kerusakan-kerusakan ini tidak hanya menurunkan kenyamanan pengguna jalan akibat getaran dan kondisi permukaan jalan yang tidak rata, tetapi juga mengurangi rasa aman bagi para pengendara dan masyarakat sekitar yang harus menghadapi risiko kecelakaan yang lebih tinggi.       Analisis berdasarkan aspek kenyamanan menunjukkan bahwa kecelakaan kendaraan adalah faktor keamanan yang paling signifikan. Selain itu, efektivitas perjalanan juga menjadi faktor penting yang memengaruhi kenyamanan pengguna jalan, di mana kerusakan jalan menimbulkan hambatan perjalanan dan penurunan kualitas pengalaman berkendara. Dampak lain yang dirasakan oleh masyarakat sekitar adalah meningkatnya pencemaran udara, yang sebagian besar disebabkan oleh kemacetan dan perlambatan kendaraan akibat kondisi jalan yang buruk. Oleh sebab itu, upaya perbaikan dan pemeliharaan infrastruktur jalan harus mempertimbangkan tidak hanya aspek fisik jalan, tetapi juga keselamatan lalu lintas, kenyamanan pengguna, dan lingkungan agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas.